Moeldoko Jawab Tudingan UAS, Prabowo-Anies di Acara 100 Tahun Soeharto

·Bacaan 3 menit

VIVA – Masalah pembatalan pengiriman jemaah haji asal Indonesia tahun 2021 masih menjadi topik pembicaraan di mana-mana. Banyak yang menyayangkan sikap pemerintah dan bahkan menuding soal dana haji yang disebut dipakai untuk pembangunan.

Menjawab semua tudingan miring soal dana haji, Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) TNI Moeldoko angkat suara. Dia menjelaskan secara detail soal isu simpang siur mengenai dana haji tersebut.

Selain isu dana haji, ada lima berita lainnya yang menjadi perhatian pembaca VIVA sepanjang Selasa 8 Juni 2021. Dari Megawati hingga 100 tahun kelahiran Soeharto. Berikut daftarnya:

1. Alasan Unhan Beri Gelar Profesor ke Megawati

Universitas Pertahanan (Unhan) RI dijadwalkan akan menggelar sidang senat terbuka pada Jumat, 11 Juni 2021, untuk pengukuhan gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) kepada presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri.

Megawati akan dianugerahi gelar Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan Unhan, kata rektor Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian dalam keterangannya, Selasa, 8 Juni.

Sidang senat akademik telah menerima hasil penilaian Dewan Guru Besar Unhan RI atas seluruh karya ilmiah Megawati Soekarnoputri sebagai syarat pengukuhan menjadi Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan. Baca selengkapnya di sini


2. Moeldoko Bantah Tudingan UAS soal Dana Haji

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purnawirawan) Moeldoko membantah adanya informasi dana calon haji Indonesia telah dipakai oleh Pemerintah untuk membiayai pembangunan infrastruktur.

"Tidak ada seperti itu. Isu itu menyesatkan," kata Moeldoko di Mataram, Selasa.

Ditegaskan oleh Moeldoko bahwa saat ini setoran dana calon haji yang dikelola oleh Pemerintah masih tersimpan aman. Namun, pemberangkatan belum bisa dilakukan karena secara global masih dalam situasi pandemi COVID-19. Baca selengkapnya di sini

3. AP I Tawarkan Spot Foto Prewedding di Bandara Ngurah Rai, Ini Tarifnya

Sepinya penerbangan dan pariwisata tampaknya membuat otoritas terkait industri itu berinovasi guna meraih pendapatan. Seperti yang dilakukan perusahaan pelat merah pengelola bandara yaitu Angkasa Pura I di Bandara Ngurah Rai Bali.

Kini Bandara Ngurah Rai menawarkan beberapa lokasi untuk menjadi lokasi pengambilan foto dan video prewedding bagi masyarakat umum. Bahkan, program tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat lain untuk kegiatan photoshoot lainnya seperti photoshoot keluarga.

"Ini merupakan salah satu inovasi dan upaya kami untuk meningkatkan pendapatan," ujar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira di Kabupaten Badung, Bali, dikutip Selasa, 8 Juni 2021. Baca selengkapnya di sini

4. Firli Cs Tolak Hadiri Panggilan Komnas HAM soal TWK KPK

Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri menyebut pimpinan komisi sudah mengirim surat kepada Komnas HAM, terkait rencana pemeriksaan atas aduan polemik tes wawasan kebangsaan (TWK).

Maka dari itu, pimpinan KPK tidak akan hadir Selasa ini, sesuai yang dijadwalkan Komnas HAM. Tetapi pimpinan ingin mendapat penjelasan lebih dulu.

“Pimpinan KPK telah berkirim surat kepada Komnas HAM untuk meminta penjelasan lebih dahulu mengenai hak asasi apa yang dilanggar pada pelaksanaan alih status pegawai KPK,” kata Ali dikonfirmasi awak media, Selasa, 8 Juni 2021. Baca selengkapnya di sini

5. Anies dan Prabowo Hadiri Acara Syukuran Seabad Soeharto

Memperingati 100 tahun kelahiran Presiden RI ke-2, Soeharto digelar acara syukuran di Masjid At Tin, Jakarta Timur. Acara syukuran ini diinisiasi keluarga Soeharto.

Pantauan VIVA, Selasa, 8 Juni 2021, sejumlah pejabat juga hadir dalam acara doa bersama. Mulai mantan menantu Soeharo sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Ketua MPR Bambang Soesatyo, hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Acara syukuran ini diisi dengan pengajian membacakan Yasin, tahmid, dan tahlil.

Acara doa bersama ini dipimpin H Ahmad Fauzi Lubis MA, tahlil dipimpin H Saifullah Ismail MA. Pun, ceramah disampaikan Prof H Nasaruddin Umar, yang merupakan Imam Besar masjid Istiqlal. Baca selengkapnya di sini.