Moeldoko: Perlu kolaborasi ciptakan lompatan pembangunan di Papua

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, menilai diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak untuk menciptakan lompatan pembangunan kesejahteraan di Papua.

“Saya sendiri menginginkan pembangunan Papua melompat. Harus ada penguatan untuk perkembangan pendidikan, kesehatan, dan lainnya karena Presiden (Presiden Joko Widodo) concern terhadap hal ini. Untuk itu butuh kolaborasi dari semua pihak," kata dia, setibanya di Pangkalan Udara TNI AU Manuhua, Biak Numfor, Papua, Senin, untuk melakukan kunjungan kerja.

Kunjungan dia ini tindak lanjut dari pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap, pada 20 Mei 2022.

Baca juga: BAKTI konsolidasi TNI-Polri kawal pembangunan menara BTS di Papua

“Kunjungan saya hari ini atas perintah presiden. Untuk melihat secara langsung betapa besarnya potensi Biak secara geopolitik dan ekonomi, dan sejak awal KSP konsisten mengawal perkembangan Papua khususnya Biak," ujarnya dalam keterangan diperoleh.

Ia menyampaikan terdapat empat agenda strategis Presiden Jokowi untuk mewujudkan percepatan pembangunan kesejahteraan Papua khususnya di wilayah adat Seireri yang mencakup Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kabupaten Kepulauan Yapen, dan Kabupaten Waropen.

Baca juga: Asosiasi bupati minta pembangunan jalan trans Papua dipercepat

Keempat agenda tersebut, ujar dia, pembangunan potensi perikanan beserta sarana prasarana dan infrastruktur pendukung, pembangunan bandara antariksa, pembangunan ekonomi lokal, dan acara internasional Sail Teluk Cenderawasih 2023.

Untuk memastikan agenda-agenda strategis Jokowi ituberjalan, dia menekankan pentingnya kolaborasi dari seluruh lini baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, jajaran TNI-Polri dan juga masyarakat sehingga dapat optimal mewujudkan percepatan pembangunan di Papua khususnya di Pulau Biak.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan pemerintah daerah benar-benar memanfaatkan dana otonomi khusus untuk kesejahteraan masyarakat Papua.

Baca juga: Tokoh minta pemerintah serius perhatikan kesejahteraan rakyat Papua

"Saya minta itu dijaga benar-benar untuk kepentingan masyarakat, dan Anda jangan merasa sendiri karena sepertiga pekerjaan kami di (pemerintah) pusat untuk Papua," kata dia.

Usai memberikan pernyataan, dia yang didampingi Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani, melakukan pantauan udara di wilayah Biak Numfor.

Dengan menggunakan pesawat CN-235 nomor registrasi AI-2317 Skadron Udara 27 TNI AU, Moeldoko melihat langsung lokasi -lokasi strategis untuk pengembangan potensi kelautan dan perikanan, serta pengembangan kekuatan pertahanan keamanan yang dapat mendukung terlaksananya pembangunan kesejahteraan Papua.

Baca juga: Ketua DPR: Tiga provinsi baru di Papua untuk pemerataan pembangunan

"Tadi saya lihat betapa besarnya potensi Biak. Tinggal bagaimana sekarang kita menyatukan kekuatan untuk mengembangkan potensi tersebut, baik geopolitik maupun ekonominya,” kata dia.

Turut hadir di Pangkalan Udara TNI AU Manuhua dalam kesempatan itu adalah Naap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letnan Jenderal TNI I Nyoman Çantiasa, Panglima Komando Operasi III TNI AU di Biak, Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal, Kepala BIN Daerah Papua, Mayor Jenderal TNI Gustav Agus Irianto, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Biak Numfor.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel