Moeldoko Sebut Perkembangan Penanganan Korupsi di Indonesia Cukup Bagus

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyatakan, perkembangan penanganan korupsi di Indonesia cukup bagus.

Menurut dia, hal ini berdasarkan Online Single Submission atau OSS menjadi salah satu indikator bahwa Indonesia telah menjalankan open government yang luar biasa.

Moeldoko menuturkan, hal itu dibuktikan saat Indonesia ditunjuk sebanyak dua kali, sebagai dewan pengarah di open government partneship.

"Terakhir saya datang di Georgia tentang open government partneship. Karena apa? karena melihat perkembangan (penanganan) korupsi di Indonesia cukup bagus," klaim dia saat menjawab pertanyaan wartawan soal komitmen Jokowi terkait pemberantasan korupsi, Rabu (18/8/2021).

Selain OSS, sambung Moeldoko, Perpres 54 tahun 2018 juga merupakan ketegasan bagaimana adanya strategi nasional pencegahan korupsi. Bagaimana membangun hubungan antara KPK dengan pemerintah dalam upaya mencegah korupsi.

"Konteks penanganan Covid ini presiden ingin semuanya berjalan dengan cepat tetapi harus titik kritikalnya adalah tingkat kehati hatian di dalam mengelola keuangan harus betul menjadi perhatian," jelas Moeldoko.

Sudah Jelas

Moeldoko melanjutkan, Presiden Jokowi juga meminta BPKP, LKPP, KPK Kejaksaan Agung, kepolisian ikut terlibat di seagai salah satu amanat dalam beleid terkait.

"Jadi perlu masyarakat paham bahwa langkah-langkah nyata terhadap pencegahan korupsi dan penindakan korupsi itu sangat sangat jelas dijalankan oleh Presiden," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel