Mohamed Salah Positif COVID-19, Liverpool Makin Bermasalah

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVALiverpool benar-benar dalam masalah. Sebab, pemain andalannya, Mohamed Salah dinyatakan positif COVID-19 saat akan main bersama Timnas Mesir di laga kualifikasi Piala Afrika.

Federasi Sepakbola Mesir yang mengumumkan Salah dinyatakan positif COVID-19 pada Jumat 13 November 2020. Dalam keterangannya, disebutkan pemain berusia 28 tahun itu tak menunjukkan gejala sebelumnya.

Salah akan menjalani tes kedua untuk memastikan kondisinya tersebut. Tapi, bagi Liverpool, ini adalah sebuah pukulan telak.

Jika nanti tes kedua tetap menunjukkan Salah positif COVID-19, Liverpool dalam masalah. Karena pada 22 November 2020 waktu setempat, mereka akan menjalani laga Premier League dengan menjamu Leicester City.

Aturan dalam meredam pandemi COVID-19 di Inggris, setiap orang yang dinyatakan positif harus menjalani isolasi mandiri selama 10 hari. Dengan begitu, salah baru bisa kembali satu hari setelah laga melawan Leicester.

"Jika Anda tidak memiliki gejala tapi dinyatakan positif COVID-19 setelah tes, tetaplah di rumah dan isolasi mandiri untuk 10 hari, kemudian tes kembali," demikian aturan pemerintah Inggris, dikutip dari Sky Sports.

Liverpool tidak bisa menganggap remeh laga melawan Leicester. Sebab, tim berjuluk The Foxes itu sedang dalam tren positif, dan mereka memuncaki klasemen sementara Premier League.

Nantinya juga bukan cuma Salah yang absen di laga itu. Mereka sudah lebih dulu kehilangan Virgil van Dijk, Joe Gomez, dan Trent Alexander-Arnold yang cedera.

Kabar terkait kondisi dua gelandang andalan manajer Juergen Klopp, yaitu Fabinho dan Thiago Alcantra juga belum jelas. Wajar bila kemudian Liverpool was-was menghadapai Leicester dalam kondisi skuad yang pincang.

Tiga hari setelah menghadapi Leicester di Premier League, The Reds sudah dinanti jadwal lanjutan Liga Champions. Mereka akan menjamu wakil Italia, Atalanta di Anfield Stadium.

Klopp harus memutar otak untuk mencari racikan yang tepat. Mereka tidak boleh membiarkan laga-laga yang bakal dihadapi di kandang sendiri tidak bisa dimaksimalkan.