Molor dari Target, Tes SKD CPNS 2019 Baru akan Selesai Awal Maret

Liputan6.com, Jakarta - Badan Kepegawaiaan Negara (BKN) menginformasikan proses tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dalam perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 baru akan selesai pada awal Maret 2020 mendatang. Ini meleset dari target yang sebelumnya dijadwalkan rampung pada 28 Februari 2020.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, jadwal tersebut molor lantaran adanya masalah penentuan lokasi tes SKD untuk instansi pemerintah daerah.

Namun, ia memastikan proses seleksi untuk kementerian/lembaga atau pemerintah pusat tetap dapat selesai pada 28 Februari 2020.

"Pusat kita targetkan 28 Februari sudah selesai. Untuk di daerah karena ada masalah lokasi, minggu pertama Maret sudah selesai," ujarnya di Gedung BKN, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Meski sedikit tertunda, Bima menggarisbawahi proses tes SKD sudah harus selesai pada 4-5 Maret 2020.

Khusus untuk tes SKD CPNS di BKN pusat, Bima melaporkan bahwa tahap tersebut kini sudah selesai dilaksanakan sepenuhnya. Tahap seleksi sendiri berlangsung selama dua hari sejak Senin (27/1/2020) hingga Selasa (28/1/2020).

"Hari Selasa sudah selesai untuk yang pusat. Kita mulai tanggal 27 kemarin, khusus untuk BKN itu 2 hari selesai, untuk yang di Jakarta," terang Bima.

Dia pun memastikan, seluruh proses tes SKD CPNS 2019 hingga hari ketiga ini masih berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti.

"So far so good, untuk saat ini kita masih bagus kinerjanya, enggak ada kendala. Mudah-mudahan bisa sampai akhir," pungkas dia.

Passing Grade Turun, Soal Tes CPNS Lebih Mudah?

Peserta mengikuti simulasi tes CPNS 2019 berbasis Computer Assisted Test (CAT) di halaman Gedung Sarinah, Jakarta, Minggu (8/12/2019). Simulasi ini bertujuan untuk pengenalan dan sosialisasi sistem seleksi CPNS 2019 yang akan digelar dengan sistem CAT. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Badan Kepegawaian Negara (BKN) gelar Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, Senin (27/1/2020). Pelaksanaan seleksi ini mengacu pada aturan yang telah disusun oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, termasuk perubahan-perubahan yang diterapkan di dalamnya.

Salah satu perubahan tersebut adalah penurunan passing grade (nilai ambang) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). SKD sendiri terdiri dari Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dimana dalam pelaksanaan CPNS 2019, passing gradenya menurun.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyatakan, bobot soal seleksi CPNS memang selalu dievaluasi secara rutin untuk memperhatikan kualitas.

"Kita tiap tahun selalu perbaiki soal, evaluasi dimana kekurangannya. Tahun lalu TKP 143 (passing grade), sekarang kualitasnya kalau 143 akan terlalu tinggi. Jadi TKP diturunkan karena soal sekarang lebih berkualitas," ujar Bima usai membuka SKD CPNS 2019 perdana, Senin (27/1/2020).

Bima melanjutkan, passing grade turun tidak berarti soal menjadi lebih mudah. Kemampuan tiap individu berbeda sehingga tingkat kesulitannya, meskipun sama secara standar, namun berbeda secara isi.

"Itu relatif, ya. Ada tinggi, sedang, rendah komposisinya harus seimbang. Kalau SDM yang daerahnya nggak seperti Jakarta, disesuaikan tingkat sulitnya, tapi passing gradenya sama," imbuh Bima.

Sebagai informasi, mengacu Permenpan 24/2019, nilai ambang batas yang harus dilalui peserta untuk lulus adalah 80 untuk TIU, 65 untuk TWK dan 126 untuk TKP. 

BKN dan BIN Gelar Tes CPNS Hari Ini

Peserta bersiap mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (26/10). Tes SKD CPNS dilakukan di 269 titik lokasi tes di 34 provinsi di Indonesia. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 untuk pertama kalinya di Kantor Pusat BKN, Senin (27/1/2020).

Pantauan Liputan6.com di lokasi per pukul 8.30 WIB, peserta telah memenuhi ruang yang disediakan sesuai dengan sesi tes yang ditentukan.

Peserta menggunakan pakaian putih hitam dan membawa kartu pendaftaran CPNS serta kartu identitas sebagai syarat melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyatakan, pelaksanaan tes CPNS telah mulai dilakukan di 34 provinsi dan beberapa kabupaten di seluruh Indonesia hari ini.

"Dengan persiapan seminggu lalu mudah-mudahan tidak ada masalah. Memang hari pertama, peserta belum terbiasa, panitia juga, tapi nanti akan terbiasa," tuturnya di Gedung BKN.

SKD dilaksanakan selama 90 menit dengan 100 soal, dari pagi hingga sore. Adapun, di BKN sendiri sesi tes dilakukan untuk peserta yang memilih instansi BKN dan Badan Intelijen Negara (BIN).

"Di BKN, dua sesi pertama adalah BKN, sesi ketiga BIN, lalu besok masih BIN," imbuh Bima. 

BKN Siapkan 425 Titik Lokasi SKD CPNS 2019

Peserta tes seleksi CPNS Kemenkumham mengecek no pendaftaran di gedung BKN, Jakarta, Senin (11/9). Pada 2017, tercatat 1.116.138 pelamar CPNS mendaftar di lingkungan Kemenkumham. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Hingga 14 Januari 2020, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyiapkan 425 titik lokasi (Tilok) untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil 2019 (CPNS 2019). Seleksi sendiri akan berlangsung pada 27 Januari 2020 hingga 28 Februari 2020.

Titik lokasi pelaksanaan SKD CPNS 2019 untuk instansi pusat dan instansi daerah yang disiapkan BKN terletak di Kantor BKN Pusat, 13 Kantor Regional BKN dan 20 UPT BKN.

"Sementara untuk titik lokasi mandiri atau titik lokasi yang sarana prasarananya dibiayai oleh instansi penyelenggara rekrutmen, per 14 Januari 2020 telah terdata sebanyak 391 titik,” ujar Paryono, Plt. Kepala Biro Humas BKN, dikutip dari laman Setkab, Kamis (16/1/2020).

Penentuan lokasi pelaksanaan SKD, menurut Paryono, didasarkan atas pertimbangan memberikan kemudahan bagi peserta dalam menjangkau tempat pelaksanaan seleksi.

Ia juga menjelaskan bahwa jumlah instansi yang membuka rekrutmen untuk formasi CPNS 2019 sebanyak 521 instansi, dengan rincian 65 instansi pusat dan 456 instansi daerah.

“Update per 14 Januari 2020 pukul 10.00 WIB, seluruh instansi yang membuka rekrutmen sudah melakukan verifikasi akhir seleksi administrasi dengan pelamar berstatus Memenuhi Syarat (MS) sebanyak 3.364.867 orang,” tambah Paryono.  

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: