Molor tiga bulan, Stadion Gedebage baru rampung Maret 2013

MERDEKA.COM, Pembangunan Stadion Sepak Bola di Gedebage, Bandung molor dari waktu yang telah ditetapkan yakni Desember 2012. Hujan yang belakangan mengguyur kota Bandung dituding jadi biang keroknya. Pembangunan pun diperkirakan molor hingga 3 bulan ke depan.

Project Manager Adhi Karya, Hedi Herdiana mengakui bahwa faktor cuaca menjadi kendala dalam pembangunan Gedebage. Padahal saat kondisi Bandung cerah target Desember bisa rampung bukanlah hal muluk-muluk.

"Saat ini baru sekitar 80 persen, padahal per-2 Desember paling tidak bisa rampung hingga 84 persen. Target kita berubah jadi Maret," katanya di sela-sela kunjungan Wakil Gubernur Dede Yusuf, di Stadion Gede Bage, Kamis (6/12).

Menurutnya proses pemasangan atap yang melingkar di sekitar stadion merupakan hal paling sulit, selain arena lari yang melingkar di sekitar lapangan. Meski begitu pihaknya yakin bahwa stadion berstandar internasional itu bisa selesai sebelum habis kontrak yakni Maret 2013.

"Target kita Desember tapi kayanya Maret, kita yakin bahwa Maret bisa selesai," ujarnya.

Di tempat sama, Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf mengaku puas dengan pembangunan stadion yang menelan biaya hingga Rp 600 miliar tersebut.

"Secara infrastruktur saya sudah lihat ini sudah jadi. Tadi saya cek lapangan, drainasenya juga, saya ingin jangan sampai menggenang. Karena ini stadion standar internasional," ungkapnya.

Dia pun mengaku bangga dengan keberadaan stadion yang sudah diimpi-impikan warga Jawa Barat khususnya Bandung sejak lama.

"Saya bangga. Akhirnya kita punya stadion skala internasional. Dengan konsepnya yang luar biasa, saya ingin stadion ini menjadi daya tarik," ujar kandidat calon gubernur Jabar itu.

Dalam kesempatan itu, Dede dalam kunjungannya menyempatkan membantu ibu-ibu yang diberdayakan untuk memasang rumput. Rumput sintesis Zoesea ini dipesan dari luar negeri. Rumput ini juga yang digunakan stadion mewah yang ada di Inggris sana, seperti yang digunakan Old Traford, dan lainnya.

Pantauan merdeka.com, dilapangan stadion yang hingga kini masih belum memiliki nama, secara keseluruhan sudah terbentuk. Stadion berbentuk lingkaran, atap yang melingkar sudah hampir menutupi kursi stadion.

Sementara kursi lipat yang digunakan bagi semua tribun hampir seluruhnya terpasang. Dari 38.000 yang diproyeksikan setidaknya 20.000 kursi sudah terpasang rapih. Diperkirakan dalam dua bulan rumput sudah tumbuh secara sempurna.

Namun sarana pendukung kondisinya belum sebaik Stadionnya. Fasilitas parkir, akses sekitar yang masih terbatas. Pemerintah Provinsi pun berjanji untuk menganggarkan kembali segala kekurangan yang ada di luar Stadion.

"Anggaran Pemprov sebesar Rp 175 miliar. Tidak ada salah untuk memberikan lagi. Tapi kita cuma di luar dan penataan kawasan. Karena ini sama pentingnya," ujarnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.