Momen 30 Menit saat Sarapan yang Akhiri Karier Lampard di Chelsea

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Karier Frank Lampard bersama Chelsea dipastikan berakhir pada Senin 25 Januari 2020. Dia dipecat setelah prestasinya yang merosot sepanjang musim ini.

Dalam 19 pekan, The Blues hanya mampu meraih delapan kemenangan, lima kali imbang, dan enam kekalahan. Imbasnya, Timo Werner cs terdampar di peringkat 9 klasemen sementara dengan 29 poin.

Tentu, ini bukan posisi yang diharapkan manajemen Chelsea setelah menggelontorkan dana selangit pada bursa transfer musim panas lalu. Tak kurang dari £220 juta dikeluarkan The Blues hanya untuk mendapatkan tujuh pemain.

Meski musim masih panjang, tapi sang pemilik, Roman Abramovich, melihat tak ada perkembangan berarti yang dilakukan Lampard meski berhasil mengantarkan Chelsea ke babak 16 besar Piala FA. Jadilah keputusan untuk berpisah diambil sebagai jalan terbaik demi meningkatkan prestasi klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut.

Usut punya usut, seperti dikutip The Sun, ternyata keputusan itu diambil di waktu sarapan. Dua direksi, Bruce Buck dan Marina Granovskaia, menemuinya pada pukul 9 pagi waktu setempat untuk sarapan bersama.

Lampard, yang sudah menebak apa yang akan dibicarakan, menunjukkan sikap profesional selama pertemuan berlangsung. Dan benar saja, pada momen itu, dia dibebas tugaskan dari jabatannya sebagai manajer Chelsea.

Lampard kemudian menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Tak ada penolakan sehingga pertemuan itu selesai hanya dalam waktu 30 menit.

Dikatakan, manajemen Chelsea sudah tahu Lampard bergerak ke arah yang salah ketika ditumbangkan Arsenal pada Boxing Day tahun lalu. Namun, mereka masih memberi kesempatan lantaran memiliki hubungan baik dengan pria asal Inggris yang notabene berstatus legenda klub.

Selanjutnya, Chelsea dilaporkan akan menunjuk Thomas Tuchel sebagai suksesor Lampard. Pria asal Jerman itu diharapkan membawa The Blues kembali ke papan atas.