Momen Ganjar Pranowo Cium Tangan Wapres Ma'ruf Amin

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin berkunjung ke Purwokerto, Jawa Tengah, dalam rangka meresmikan pembukaan Muktamar Nasional ke-41 Al Irsyad Al Islamiyyah. Dalam kesempatan itu, terekam momen Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencium tangan Wapres saat menyambut kedatangannya.

Ma'ruf Amin sendiri tiba di Purwokerto menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan Bae-RJ 85 TNI AU melalui Pangkalan Udara TNI AU Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jawa Tengah, pada Rabu, 23 November 2022 sekitar pukul 14.00 WIB.

Dia bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Supadio Pontianak usai kunjungan kerja ke Kalimantan Barat. Setibanya di Pangkalan Udara TNI AU Jenderal Besar Soedirman Purbalingga, Ma'ruf disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar dengan sigap menjabat tangan Ma'ruf sambil mencium tangannya. Meski mengenakan masker, posisi hormat membungkuk dan menempelkan wajahnya ke tangan Wapres jelas terlihat.

Selain Ganjar, Ma'ruf juga disambut oleh Pangdam IV/Diponegoro Widi Prasetijono, Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Bupati Purbalingga Sudono, dan Komandan Lanud Jenderal Besar Soedirman Marino Adam Darmawan.

Ma’ruf beserta rombongan kemudian menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 40 menit menuju lokasi Muktamar Nasional ke-41 Al Irsyad Al Islamiyyah di Jalan Dr. Angka Nomor 71, Karangkobar, Sokanegara, Purwokerto.

Saat sambutan dalam acara Muktamar Nasional ke-41 Al Irsyad Al Islamiyyah, Ganjar menyinggung aktivitas sehat Ma'ruf Amin di tengah kesibukan yang padat. Hal itu pun menjadi inspirasi baginya sebagai generasi muda bangsa.

"Saya tanya beliau dari Kalimantan, beberapa hari yang lalu saya menyertai beliau di Solo. Bapak ibu tau besok mau ke mana, ke Garut. Kita doakan beliau sehat terus," kata Ganjar.

"Alhamdulillah kalau saya mendengar cerita beliau itu menyemangati kita-kuta yang muda ini. Karena beliau setiap hari setidaknya jalan kaki 3 sampai 5 kilo. Mungkin bapak ibu tidak pernah itu melakukan," tutupnya.

Reporter: Nanda Perdana Putra/Liputan6.com

[fik]