Momen Jokowi-Iriana Salat di Masjid Sheikh Zayed, Kehadiran Jan Ethes Curi Perhatian

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisi giat akhir pekan hari ini di Solo, Jawa Tengah. Kehadiran Jokowi di Solo seusai menghadiri langsung Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 pada Sabtu (19/11) kemarin.

Mengutip berita foto dari Biro Pers Sekretariat Presiden, tampak presiden dan ibu negara mengajak serta cucu pertamanya Jan Ethes berkunjung ke Masjid Raya Sheikh Zayed. Diketahui, masjid itu baru saja diresmikan oleh Jokowi sebelum perhelatan KTT G20 bersama Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).

jokowi dan jan ethes salat
jokowi dan jan ethes salat

Biro Pers Sekretariat Presiden

"Presiden hadir sekitar pukul 09.00 WIB untuk melaksanakan Salat Duha," tulis siaran pers Sekretariat Presiden dikutip Minggu (20/11).

Melihat dokumentasi foto, tampak tingkah menggemaskan Jan Ethes yang ikut sang eyang salat di masjid tersebut. Putra Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda itu juga terlihat gembira dengan mengikuti gerak langkah sang eyang.

Usai salat, Jokowi juga menyapa warga sekitar. Tidak lupa, kaos hitam bergambar wajah kepala negara dibagikan kepada masyarakat sebelum masuk ke mobil dan kembali bertolak ke Jakarta.

jokowi dan jan ethes salat
jokowi dan jan ethes salat

Biro Pers Sekretariat Presiden

Sebagai informasi, Masjid Raya Sheikh Zayed dibangun di atas lahan seluas 3 hektare dengan kapasitas sekitar 10 ribu jemaah dan diresmikan pada Senin (14/11) pagi.

jokowi dan jan ethes salat
jokowi dan jan ethes salat

Biro Pers Sekretariat Presiden

Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Adib, mengatakan bahwa Masjid Raya Sheikh Zayed ini merupakan miniatur dari Masjid Sheikh Zayed yang ada di Abu Dhabi, UEA.

"Ini adalah merupakan hibah atau hadiah dari Presiden Uni Emirat Arab untuk Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo," kata Adib dikutip dari siaran pers, Senin (14/11).

Menurut dia, masjid tersebut nantinya akan dikelola oleh Badan Pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed Solo yang dibentuk oleh pemerintah melalui Kementerian Agama dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Agama.

Adib berharap Masjid Raya Sheikh Zayed ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar Kota Surakarta, Jawa Tengah, bahkan seluruh Indonesia.

"Mari kita bersama-sama memakmurkan masjid dan keberadaan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini akan menjadi ikon baru di Solo khususnya, tidak hanya sebagai pusat syiar agama, tetapi juga menjadi pusat destinasi wisata religi baru di Solo khususnya dan di Jawa Tengah pada umumnya," kata Adib.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono/Liputan6.com [gil]