Momen Kebersamaan Ibas, Andika Perkasa dan Emil Dardak di Satu Abad PSHT

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri Upacara Puncak Peringatan 1 Abad Terate Emas untuk Indonesia di Madiun, pada Jumat (2/9). Ibas telah dikukuhkan secara resmi sebagai warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada 2018 lalu.

Ibas hadir bersama ribuan anggota PSHT di Graha Krida Budaya-Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate, Kota Madiun. Dia tampak mengenakan pakaian seragam PSHT seperti anggota lainnya. Celana hitam gojak gajek, atasan hitam dengan lambang PSHT, dilengkapi tali kur putih, sabuk putih, dan peci hitam.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari keluarga PSHT dan dapat merayakan bersama peringatan 100 tahun dari perguruan pencak silat yang didirikan Ki Hajar Harjo Utomo ini.

"Sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi saya bisa menjadi bagian dari warga PSHT dan hari ini dapat secara langsung merayakan peringatan 1 abadnya, bersama para anggota, pengurus, bahkan hadir pula Panglima TNI Jenderal Adhika Perkasa di tengah-tengah kami semua," ungkap Ibas.

Selain Ibas dan Jenderal Andika Perkasa, hadir pula Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, serta Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak.

Ibas mengaku mengikuti perjalanan PSHT. Dia bercerita ikut berlatih menjadi warga, resmi diangkat, hingga saat ini, PSHT selalu menjaga tali persaudaraan dan kekompakan.

"Sebelum saya resmi dikukuhkan menjadi warga PSHT, saya berlatih, dari saat itu hingga saat ini, saya tetap merasakan bagaimana PSHT dalam menjaga dan menjalin silaturahminya. Kemudian menjaga kekompakan, menjadikan sebagai media untuk menanamkan akhlak mulia, mengamalkan ilmu, kegiatan positif, dan merawat kearifan lokal," kata Legislator dari Dapil Jatim VII ini.

"Semua hal baik itu dapat kita saksikan bersama melalui penerapannya pada acara peringatan 1 abad hari ini. Menjalin dan menjaga silaturahmi serta kekompakan sudah pasti. Ribuan saudara-saudara datang berkumpul di Madiun, dari berbagai wilayah di Jawa Timur maupun luar provinsi," tambahnya.

Raden Moerdjoko Hadi Wiyono, atau sering dipanggil Kang Mas Moerdjoko selaku Ketua Umum PSHT juga menyampaikan hakikat baik dari eksistensi pencak silat yang didirakan tahun 1922 itu.

"SH Terate hadir di tengah masyarakat hakikatnya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa, dan negara. Organisasi paseduluran atau persaudaraan yang dibangun tulus, ikhlas, tumbuh dari hati ke hati. Tidak membedakan latar belakang kehidupan kita masing-masing," ujarnya.

Issoebiantoro (Kang Mas Is) Ketua Dewan Pusat PSHT dalam kesempatan ini juga mengajak seluruh anggota untuk mewujudkan cita-cita PSHT.

"Hari ini kita warga berbangga dan bersykur dengan penuh kegembiraan dapat memperingati hari ulang tahun yang ke-100 PSHT. Marilah kita wujudkan cita-cita kita yaitu membentuk manusia yang berbukti pekerti luhur, tahu benar dan salah, beriman, bertakwa pada Tuhan YME, dengan bersikap arif, bijaksana, penuh dengan keluhuran budi," tutup dia.

Reporter: Liputan6.com [ray]