Momen Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemain Arema FC Berjuang Melawan COVID-19

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Malang - Momen Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, untuk kedua kalinya, dirayakan di tengah pandemi COVID-19. Satu hal yang menjadi pembeda, kali ini masyarakat Indonesia punya tekad lebih besar untuk terbebas dari virus ini. Hal tersebut yang juga dirasakan para pemain Arema FC.

Mayoritas pemain Arema FC memaknai hari Kemerdekaan kali ini untuk merdeka dari virus corona. Kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi, mengakui jika saat ini semua harus berjuang lebih dulu, menegakkan protokol kesehatan, menerima vaksinasi, dan lainnya.

"Ada nilai perjuangan yang harus diimplementasikan sekarang. Biar nanti merdeka dari virus corona," ujar pemain jebolan akademi Arema itu.

Saat ini tim Arema FC sudah 100 persen menjalani vaksinasi. Mereka juga menjalankan protokol kesehatan dalam rutinitas latihannya.

"Semangat perjuangan saat ini, ya harus bersatu melawan pandemi virus corona. Semoga Indonesia kelak membaik," harapnya.

Jika kondisi membaik, para pemain Arema FC segera merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya, yaitu gelaran BRI Liga 1. Sudah lebih dari satu tahun kompetisi terhenti lantaran pandemi virus corona.

Liga 1 juga terus mengalami penundaan, dan terakhir PSSI dan PT Liga Indonesia Baru berencana menggelar kompetisi mulai 27 Agustus. Namun, rencana itu bisa menjadi mundur karena pemerintah masih memperpanjang PPKM Darurat hingga 23 Agustus. Sangat mepet dengan diputarnya Liga 1.

Merindukan Lomba 17 Agustus

Eduardo Almeida, pelatih arema memberikan rompi kepada pemainnya saat latihan small game di lapangan ketawang, Kabupaten Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Eduardo Almeida, pelatih arema memberikan rompi kepada pemainnya saat latihan small game di lapangan ketawang, Kabupaten Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebelum pandemi COVID-19 terjadi, Arema FC sering menggelar lomba untuk memeriahkannya, seperti balap karung maupun lainnya. Sayang, dua tahun terakhir lomba itu tidak bisa digelar karena pemerintah melarang ada aktivitas berkerumun.

Padahal biasanya manajemen Arema FC mengadakan lomba dengan warga setempat. Tim Arema FC sempat sesekali dilibatkan jika tidak sedang fokus terhadap pertandingan.

Momen seperti ini yang terasa dirindukan oleh Arema FC. Biasanya lomba 17 Agustus bisa membuat tim dan manajemen menjadi lebih kompak.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel