Momen M Kece-Irjen Napoleon Pelukan di Persidangan dan Saling Mendoakan

Merdeka.com - Merdeka.com - Momen saling berpelukan antara Irjen Napoleon Bonaparte dan Youtuber M Kece terjadi ketika mereka dihadirkan sebagai saksi korban dan terdakwa saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Kamis (23/6/) hari ini.

Kejadian yang terlihat hangat itu terjadi ketika ketua majelis hakim Djuyamto meminta agar Napoleon dan Kece melakukan reka ulang adegan video yang dibawa sebagai barang bukti kubu Napoleon.

"Saudara kan tadi diperlihatkan video antara terdakwa dan saudara sempat berangkulan, saling maafan, kalau hari ini diulangi saudara berkeberatan ga? Artinya saling memaafkan walaupun proses hukum tetap jalan?" kata hakim Djuyamto di ruang sidang.

Dalam video yang direkam pada 17 November 2021 di Rutan Bareskrim Polri. Terlihat mantan Kadiv Hubinter Bareskrim Polri itu terlibat percakapan hingga akhirnya mereka berpelukan dengan M Kece.

Momen itu dijelaskan terjadi ketika Napoleon yang hendak dipindahkan ke Lapas Cipinang, Jakarta Timur sempat dihampiri oleh sosok M Kece dan lantas mereka berpelukan.

Dalam jawabannya, Kece mengaku telah memaafkan Napoleon. Dia pun mengaku tidak keberatan jika mereka ulang momen berpelukan dengan perwira Polri aktif tersebut.

"Oh iya, jadi konsekuensi hukum tetap jalan, kalau memaafkan secara pribadi karena ajaran Tuhan Yesus memaafkan," ucap M Kece.

"Maksud saya kalau di majelis ini diulang lagi, kan majelis ingin tahu betul gitu?" sambung Djuyamto.

"Jadi memang memaafkan. Tidak keberatan," ucap M Kece.

Sejurus dengan M Kece, Napoleon juga tidak keberatan atas permintaan hakim untuk melakukan reka adegan tersebut. Dengan langsung menghampiri Kece yang duduk di atas kursi roda.

"Terdakwa sendiri bagaimana?" tanya Djuyamto.

"Siap yang mulia," ucap Napoleon.

Dengan bantuan dari petugas kejaksaan untuk berdiri, M. Kece lantas berpelukan bersama Napoleon. Pada kesempatan itu, Kece turut mendoakan agar Napoleon selalu dalam kondisi sehat.

"Saya mendoakan supaya terus diberi kesehatan," ucap M. Kece.

"Amin terima kasih," jawab Napoleon.

Seraya berteriak, M Kece juga menginginkan adanya kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Sambil kembali duduk di kursi roda menyudahi reka adegan.

"Demi pancasila Indonesia, Merdeka. Demi pancasila Indonesia. Damai Indonesia umat beragama, jangan lagi saling serang," ujar M. Kece. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel