Momen Megawati Duduk Satu Meja dengan SBY saat Gala Dinner G20 Bali

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjamu para delegasi KTT G20 makam malam di Garuda Wisnu Kencana, Selasa (15/11) malam. Jokowi dan ibu negara, Iriana Joko Widodo menyambut para tamu satu per satu.

Jokowi dan Iriana memakai pakaian adat khas Bali. Sementara para kepala negara yang hadir memakai batik, kecuali Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Muhammad bin Salman yang memakai jubah khasnya.

Dalam jamuan makan malam itu tampak hadir para menteri Kabinet Indonesia Maju, serta para Presiden dan Wakil Presiden RI terdahulu seperti Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jusuf Kalla, hingga Try Sutrisno. Megawati dan SBY bahkan terlihat duduk satu meja saat jamuan makan malam tersebut.

Momen Megawati duduk satu meja dengan SBY itu salah satunya diunggah putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming melalui akun Twitternya @gibran_tweet.

Dalam foto diunggah Gibran terlihat Megawati duduk berseberangan dengan SBY. Di sebelah kanan Megawati ada Wapres ke-9 RI Hamzah Haz. Sementara SBY diapit mantan Wapres Muhammad Jusuf Kalla (JK) dan Try Sutrisno. Terlihat juga Ketua DPR Puan Maharani serta istri JK, Mufidah Kalla.

"Mari makan," tulis Gibran sembari mengunggah fotonya saat bertemu dengan Anies Baswedan di akun Twitternya.

megawati satu meja dengan sby di g20
megawati satu meja dengan sby di g20

Twitter Gibran

Jokowi Ungkap Alasan Gala Dinner Digelar di Garuda Wisnu Kencana

Jokowi menyampaikan, Garuda Wisnu Kencana yang dijadikan lokasi makan malam memiliki makna cinta, tanggung jawab, keberanian, dan kesetiaan. Dan itulah yang menjadi tugas para pemimpin di dunia yaitu menebarkan cinta, bertanggung jawab, memiliki keberanian, dan setia.

Dia juga berharap para delegasi bisa menikmati malam malam yang telah disiapkan dan sesuai dengan lidah mereka.

“Semoga tidak terlalu pedas bagi Anda sekalian,” ujarnya, lalu menutup sambutannya.

KTT G20 berlangsung di Bali mulai 15-16 November. Dalam pertemuan tertutup di hari pertama puncak KTT, Jokowi menyinggung soal krisis yang tengah dihadapi dunia.

Perang Rusia-Ukraina dan krisis iklim berdampak pada ketahanan pangan dan energi. Pertemuan para kepala negara ini berlangsung tertutup setiap sesi.

[gil]