Momen Menakutkan di Parken, Denyut Nadi Christian Eriksen Melemah

·Bacaan 2 menit

VIVA – Dokter Timnas Denmark, Morten Boesen bercerita mengenai momen dia memberi pertolongan kepada Christian Eriksen yang tiba-tiba tersungkur di tengah lapangan saat menghadapi Finlandia di Parken Stadium, Sabtu malam WIB 12 Juni 2021.

Ketika itu tidak terjadi kontak sama sekali dengan pemain lain. Eriksen terjatuh lalu ditolong oleh Simon Kjaer dengan menarik lidah. Tujuannya agar saluran pernafasan bisa berfungsi dengan baik.

Kemudian tim medis datang memberi pertolongan berikutnya. Boesen mengatakan ketika dia memeriksa, Eriksen masih bisa bernafas. Denyut nadinya pun masih terasa, tapi kemudian berubah tiba-tiba.

"Dia bernafas, dan saya bisa merasakan denyut nadinya. Tapi tiba-tiba dia berubah. Dan seperti yang dilihat semua orang, kami mulai memberinya CPR," kata Boesen, dikutip dari Sky Sports.

Momen itulah yang membuat Parken Stadium, Copenhagen, lokasi pertandingan Grup B EURO 2020 itu dihelat jadi mencekam. Semua orang yang ada di sana terdiam dan bahkan sampai ada yang menangis.

Mereka melihat sendiri bagaimana petugas medis bekerja ekstra keras untuk menekan dada Eriksen. Sementara pemain Denmark lainnya yang berdiri di dekat sana tak kuasa menahan air mata. Mereka berdiri membentuk lingkaran agar Eriksen tidak tersorot kamera.

Boesen akhirnya bisa bernafas lega setelah perawatan yang diberikan kepada Eriksen bekerja. Pemain berusia 29 tahun itu kembali sadar, dan sempat berbicara sebelum dibawa ke rumah sakit.

"Kami berhasil mendapatkan Christian kembali. Dia berbicara kepada saya sebelum dibawa ke rumah sakit," tuturnya.

Ketika Eriksen dibawa ke rumah sakit, pertandingan dihentikan sementara. Sekira 90 menit kedua tim menanti kepastian kondisi terkini gelandang asal klub Inter Milan tersebut.

Setelah mendapat kabar positif, akhirnya mereka sepakat untuk melanjutkan pertandingan. Finlandia berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga ini.

Gol semata wayang Joel Phjanpalo pada menit ke-60 tak mampu dibalas oleh Denmark. Meski mereka sempat mendapat hadiah penalti, tapi eksekusi Pierre-Emile Hojbjerg masih mampu dihalau kiper Lukas Hradecky.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel