Momen Menyakitkan bagi Pemain Badminton saat Bertanding

Dian Lestari Ningsih, adzalmaking
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemain atau atlet badminton atau bulu tangkis biasanya pernah mengalami saat-saat yang paling tidak menyenangkan disebuah pertandingan. Biasanya hal yang menyakitkan bagi atlet badminton adalah cedera saat bertanding, namun kali ini bukan soal cedera atlet yang akan dibahas.

Salah satu momen menyakitkan atau momen nyesek bagi pebulutangkis yang sering terjadi adalah saat sudah unggul jauh, tapi keberuntungan menaungi sang lawan. Terkadang saat sudah menyentuh "match point" pun, belum tentu kemenangan akan digenggam.

Tak peduli pemain bintang maupun pemain level bawah pernah merasakan kejadian seperti itu. Diantaranya adalah saat pertandingan dua bintang badminton dunia asal Denmark dan Indonesia.

Pemain yang pernah merasakan nyerinya sakit ditikung pas lagi jauh-jauhnya adalah Viktor Axelsen. Papinya Vega Rohde ini bagai sudah jatuh tertimpa tangga, saat di semifinal French Open 2019 ia tertikung hanya beberapa poin menjelang game berakhir.

Pelakunya? Yap. Pemain yang konon kabarnya pernah dekat dengan punggawa JKT48, Shanju. Jonatan Christie. Jojo melalui dua laga super ketat dalam perjalanannya ke semifinal. Setelah lewat dari Lee Cheuk Yiu di babak kedua, jawara Sea Games 2017 ini kembali bekerja keras di babak perempatfinal. Anders Antonsen yang jadi unggulan ke-4 membuatnya memeras banyak keringat, sebelum kemenangan berhasil ia genggam.

Menapak semifinal 750, idola para gadis remaja ini tak berkutik di set pertama melawan Axelsen. Sempat unggul 1-0 atas wakil Denmark itu, Jojo malah tampil melempem sepanjang game. Di posisi tertinggal 1-8, pukulan out of position dari Axelsen gagal dikonversi jadi poin. Malah, pengembalian bola Jojo nyangkut dan gagal menyebrang.

Pengembalian bola defence Axelsen yang melebar oleh Jonatan di kedudukan 10-1 menutup interval set pertama untuk keunggulan telak Axelsen. Selepas interval pertandingan berjalan tak berbeda jauh, hingga Axelsen mengunci kemenangan 21-7 atas andalan Indonesia itu.

Viktor Axelsen bermain sesuai pattern-nya. Mengandalkan serangan-serangan tajam memanfaatkan setiap lambungan bola yang Jojo berikan. Namun, Jojo tampil lebih siap di set kedua.

Sejak dimulai, Jawara Asian Games ini selalu unggul poin. Meski sempat menyia-nyiakan kesempatan menutup interval di posisi 10-8 dengan service melebarnya, tapi smash silang yang diarahkan Axelsen saat kedudukan 10-9 melebar dan menutup interval untuk Jojo.

SUMBER ASLI