Momen Seru Jokowi Main Bola Bareng Anak Papua: Sampai Tak Sempat Ganti Baju dan Mandi

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat bermain bola bersama anak-anak Papua Football Academy (PFA) di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura. Jokowi lantas bercerita, bahwa dirinya belum sempat ganti kaos hingga mandi.

Jokowi melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik di Papua sejak pagi tadi. Ia mengenakan kaos putih lengan panjang dan celana hitam. Hingga sore ini, Jokowi terlihat masih memakai kaos itu dengan dibalut jaket merah.

"Jadi tadi pagi saya main sama anak-anak umur 12-13 tahun, kaosnya juga belum ganti, saya sampai saat ini juga belum mandi. Belum mandi saya ngaku aja," cerita Jokowi saat bertemu karyawan PT Freeport Indonesia di Mimika, Papua, Rabu (31/9).

Jokowi lalu mengungkapkan bahwa udara di Papua sangat dingin. Padahal, dirinya sudah mengenakan jaket.

"Saya tutup jaket, kaget juga saya ternyata di sini dingin banget, gak nyangka kalau ternyata di atas 2.000 mdpl," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meluncurkan Papua Football Academy (PFA) di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Rabu, (31/8). Jokowi menyebut, terbentuknya akademi itu untuk melahirkan talenta-talenta sepak bola berbakat lainnya dari tanah Papua.

"Rully Nere, ada yang kenal? Kita ingat juga Yohanes Auri betul? Ada juga kita ingat Aples Tecuari, ada juga yang saya ingat Alexander Pulalo, ada juga Boaz Salossa, ada juga Elie Aiboy, kalau ke sini lagi ada Ramai Rumakiek, dan Ricky Kambuaya," kata Jokowi di Papua, Rabu (31/8).

jokowi main bola bersama talenta muda berbakat papua di stadion lukas enembe
jokowi main bola bersama talenta muda berbakat papua di stadion lukas enembe

PFA merupakan sekolah bagi putra Papua dengan rentang usia 14 - 15 tahun untuk mengasah bakat dalam bidang olahraga khususnya sepak bola. Dalam akademi itu, anak-anak akan dilatih tentang kedisiplinan melalui latihan rutin yang didampingi para pelatih.

"Di sini nanti untuk meraih prestasi anak-anak digembleng kedisiplinan, digembleng latihan-latihan yang rutin, dan terus didampingi oleh coach yang memiliki reputasi yang baik," katanya.

Jokowi menjelaskan, anak-anak yang telah masuk dalam PFA merupakan talenta berbakat yang telah diseleksi dengan baik. Harapannya, mereka dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menimba ilmu sepak bola di PFA.

"Tadi Pak Dirut sudah menyampaikan ada 477 anak yang diseleksi dan sekarang hanya tinggal 30 anak. Ini adalah bibit-bibit, talenta-talenta yang diseleksi dengan baik, talenta-talenta yang berbakat," lanjutnya.

Selain sepakbola, anak-anak yang tergabung dalam PFA juga tetap mendapatkan pendidikan formal di sekolah.

"Tidak hanya sepak bola disiapkan juga pendidikan formalnya sehingga tetap sekolah yang diharapkan nanti akan menjadi pemain-pemain bola yang memiliki jiwa percaya diri yang kuat, karakter yang kuat, yang kompetitif, yang sportif, tapi juga pandai dan pintar," imbuhnya.

Usai menyampaikan peluncuran PFA, Presiden Jokowi bergabung dengan anak-anak siswa PFA bermain bola bersama. Dia juga tampak berdiskusi dengan tim pelatih.

Turut mendampingi Presiden dalam peluncuran tersebut yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Welas. [lia]