Momen Unik Kolonel Kopassus TNI Antar Jokowi Nonton Konser Ska

·Bacaan 1 menit

VIVA – Jika dilihat, sekilas dunia musik dengan militer tentu sangat jauh berbeda. Musisi biasanya tampil ekspresif dalam berkarya maupun berpenampilan. Di sisi lain, seorang Prajurit TNI wajib taat dengan aturan dan memiliki disiplin tinggi.

Lantas, bagaimana jika ada seorang Perwira Menengah (Pamen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) tertangkap kamera tengah menonton konser musik?

Dikutip VIVA Militer dari akun Youtube bernama Gasjon !!, ada sebuah momen unik yang memperlihatkan Kolonel Inf. Mohamad Hasan menyaksikan konser band ska asal Yogyakarta, Shaggy Dog.

Ya, Hasan adalah prajurit TNI berdarah satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Bahkan, saat ini Hasan menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).

Tak diketahui pasti waktu dan tempat terjadinya momen unik itu. Kemungkinan, konser itu digelar diantara tahun 2016 hingga 2018. Waktu itu, Hasan masih berpangkat melati tiga dan menduduki jabatan sebagai Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Saat itu Hasan mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) ke-6, Joko Widodo (Jokowi). Seperti yang diketahui, Jokowi memang gemar mendengarkan musik. Mulai dari musik bergenre death metal, grindcore, punk dan tentu saja ska.

Shaggy Dog tampil sebagai salah satu bintang utama dalam konser tersebut. Mengetahui salah satu band kesukaannya manggung, Jokowi pun mendatangi konser itu.

"Katanya Pak Jokowi mau nonton Shaggy Dog. Nanti kita turun dapat sepeda," kata Heru Wahyono, vokalis band pemilik lagu "Di Sayidan" itu.

Apa yang diucapkan Heru ternyata benar. Jokowi pun datang ke lokasi konser, tentunya dengan kawalan para anggota Paspampres. Dalam video itu, tampak Hasan berada sangat dekat di sisi kanan Jokowi.

Saat ini, Hasan sudah menyandang pangkat bintang dua atau Mayor Jenderal (Mayjen) TNI. Pria kelahiran Bandung 13 Maret 1971 ditunjuk sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) pada 26 Agustus 2020, menggantikan posisi Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel