Monako teken kontrak tiga tahun untuk tetap di kalender F1 hingga 2025

Formula 1 akan tetap membalap di Monako hingga 2025 menyusul kesepakatan berdurasi tiga tahun dengan Automobile Club of Monaco pada Selasa.

Perpanjangan kontrak itu diumumkan tak lama setelah Formula 1 merilis kalender musim 2023 yang menyentuh rekor 24 balapan.

Sirkuit jalan raya di Monte Carlo itu telah menjadi bagian integral dari kejuaraan dunia F1 sejak seri pertama digelar di sana pada 1950.

Pada kalender tahun depan, Monako akan menjadi tuan rumah seri kedelapan pada 28 Mei, yang menjadi balapan kedua dari rangkaian triple header dari Imola ke Barcelona.

"Dengan senang hati saya mengonfirmasi bahwa kami akan membalap di Monako hingga 2025 dan tak sabar lagi kembali ke jalanan negara kerajaan yang mahsyur itu pada kejuaraan dunia tahun depan," kata presiden dan CEO F1 Stefano Domenicali.

Pada hari yang sama, FIA menyetujui kalender balap musim depan yang menampilkan debut Las Vegas dengan balapan malamnya sebagai seri penultima musim November nanti.

Bahrain akan menjadi seri pembuka pada 5 Maret sedangkan Abu Dhabi tetap memegang kehormatan sebagai seri penutup musim pada 26 November.

Qatar kembali masuk kalender menempati slot 8 Oktober. Negara Timur Tengah itu tahun ini tidak menggelar balapan F1 karena sedang bersiap menjadi tuan rumah Piala dunia.

China juga kembali masuk kalender meski diterpa ketidakjelasan dampak pembatasan COVID-19 di negara tersebut.

Sedangkan Sirkuit Paul Ricard di Le Castellet, Prancis, tidak menjadi bagian dari kalender musim depan seperti telah diumumkan sebelumnya.


Baca juga: Monako siap gelar lagi balapan F1 tahun ini
Baca juga: Sean Gelael rebut podium kedua F2 di Sirkuit Monako
Baca juga: F1 rilis kalender balap musim 2023, pecahkan rekor 24 balapan