Mongol Stres Mengaku Pernah Naksir Roro Fitria

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Komika Mongol Stres bicara kisah cintanya. Dirinya mengaku pernah naksir dengan artis Roror Fitria. Hal ini memang belum pernah terdengar sebelumnya di kalangan wartawan.

Diceritakan oleh Mongol, ketertarikan itu muncul saat dirinya dan Roro mengisi program di televisi yang sama.

“Jadi gue sama Mbak Roro, Ruben Onsu, pernah punya proyek bersama yang malem-malem itu. Mbak Roronya yang sinden, gue co-host, dan host-nya Ruben. Baru masuk si Jeng Kelin, Nycta Gina," ujar Mongol saat dilihat di kanal Youtube Qiss Yout TV, baru-baru ini.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Menyukai

Mongol berkunjung ke kantor redaksi Liputan6.com, SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2015). (Liputan6.com/Faisal R Syam)
Mongol berkunjung ke kantor redaksi Liputan6.com, SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2015). (Liputan6.com/Faisal R Syam)

Diakui oleh Mongol dirinya mengaku suka kepada Roro Fitria karena wanita asal Yogyakarta itu berparas ayu.

“Ya soalnya dia cantik, putih," ujar Mongol.

Ferari

Mongol Stres bergaya saat berada di lokasi syuting video klip untuk Ahok di RPTRA Kalijodo, Jakarta, Kamis (5/1). Video klip ini dibuat sebagai bentuk dukungan untuk Ahok dan Djarot. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Mongol Stres bergaya saat berada di lokasi syuting video klip untuk Ahok di RPTRA Kalijodo, Jakarta, Kamis (5/1). Video klip ini dibuat sebagai bentuk dukungan untuk Ahok dan Djarot. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Karena serius ingin mendekati Roro yang kala itu berstatus jomblo, Mongol sampai rela membeli mobil Ferarri. Karena saat itu, ia melihat Roro mengendarai Ferarri merah. Karena gengsi, Mongol juga ikut membeli.

“Nggak mungkin gue ngejar Ferrari pakai Avanza, ketinggalan di jalan tol nanti. Dia udah sampai Bandung, gue masih di kilometer 50,” katanya lagi.

Dijual

Hanya saja, Ferrari Mongol tak bertahan lama. Dua bulan setelah membelinya, Mongol menjual mobil tersebut.

“Sempet punya warna gold. Cuma Ferrarinya gue jual dua bulan kemudian," ucap dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel