Morbidelli Waspadai Serangan Suzuki di Lap Terakhir

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Pembalap Petronas Yamaha SRT itu saat ini berada di urutan kedua dalam klasemen sementara MotoGP dengan 142 poin dan hanya unggul empat angka atas Rins di posisi ketiga.

Pada balapan di Sirkuit Algarve, Morbidelli dan Rins juga akan start dari grid kedua dan ketiga. Oleh karena itu, start yang kuat sangat dibutuhkan oleh kedua pembalap sebelum memasuki Tikungan 1.

Morbidelli yang menyadari kekuatan Suzuki dalam hal manajemen ban, menegaskan bahwa dirinya akan mewaspadai serangan Rins di lap-lap akhir.

Ia akan berusaha menjaga bannya tetap dalam kondisi bagus di sepanjang balapan dan mencoba untuk tetap tenang meski ada serangan ketat.

“Ini akan menjadi balapan penting. Tak diragukan lagi, saya tahu Alex akan memberikan serangan di waktu yang tepat pada balapan,” kata Morbidelli kepada Motorsport.com.

“Saya akan berusaha untuk memilih ban yang tepat, melaju secepat mungkin dan memiliki ritme yang baik hingga Alex datang untuk memberikan perlawanan.”

Pada MotoGP Valencia, Morbidelli berhasil menjaga dirinya tetap tenang dan memiliki ritme balap yang bagus di sepanjang perlombaan.

Pria asal Italia itu berhasil memberikan persaingan ketat kepada Jack Miller yang datang di lap-lap terakhir. Setelah melewati pertarungan ketat, akhirnya ia berhasil meraih kemenangan.

Hal tersebut yang ingin diulanginya pada balapan terakhir musim ini agar kerja kerasnya selama ini terbayar lunas.

“Kami tahu bahwa di setiap balapan selalu ada ‘Zona Suzuki’, dan kami harus waspada ketika momen itu datang. Saya akan mencoba memaksimalkan ban di lap pertama. Ini adalah kuncinya,” kata Morbidelli.

Baca Juga:

Quartararo: Start Jadi yang Terpenting Vinales: Sulit Harapkan Kemenangan Bersama Yamaha

Saat ini, Morbidelli menjadi pembalap dengan kemenangan terbanyak, bersanding dengan rekan setimnya, Fabio Quartararo, tiga kali di podium tertinggi.

Jika berhasil meraih kemenangan pada balapan treakhir, maka ia menjadi pembalap tersukses di MotoGP 2020.

“Ada dua aspek besar pada balapan ini, tapi yang terpenting adalah mengamankan posisi runner-up. Secara keseluruhan, itu adalah tujuan yang ingin saya capai,” kata Morbidelli.

“Tida diragukan lagi bahwa untuk mendapatkan itu, saya harus memiliki balapan yang bagus. Bagi saya, posisi runner-up lebih penting daripada empat kemenangan.”

Meski memiliki pertarungan yang bagus dengan Miller, Morbidelli menegaskan tak ingin hal itu terulang karena bisa berdampak buruk.

Mengingat persaingan tersebut memiliki risiko besar dan salah satunya bisa saja mengalami insiden dan kehilangan poin.

“Saya berharap pertarungan di Valencia tak terulang, saya mungkin tidak akan mampu menahan detak jantung,” ujar Morbidelli.