Moskow: Ukraina Siapkan Serangan Roket terhadap Warga Sipil untuk Salahkan Rusia

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Militer Rusia Jumat lalu mengatakan pemerintah Ukraina sedang mempersiapkan serangan terhadap warga sipil di sebuah stasiun kereta yang dipenuhi warga sipil untuk menyalahkan Rusia ats kejahatan perang.

Moskow mengutip informasi dari intelijen untuk menyebut target, metode, dan bahkan asal serangan yang akan datang itu. Menurut Rusia, serangan itu nanti sama polanya dengan kejadian di stasiun kereta di Kramatorsk.

"Rezim Kiev sedang mempersiapkan provokasi keji, seperti yang dilakukan di Krmataorsk, untuk menuduh tentara Rusia pelaku kejahatan perang karena membantai warga sipil," kata Letnan Jenderal Mikhail Mizintsev, Kepala Pusat Manajemen Pertahanan Nasional, Jumat sore lalu, seperti dilansir laman Russia Today, Jumat (15/4).

Menurut Mizintsev, Brigade Rudal 19 Angkatan Bersenjata Ukraina "dalam waktu dekat" akan melepaskan rudal balistik taktis Tochka-U ke "kumpulan pengungsi di stasiun kereta" di Lozovaya, kota di wilayah Kahrkov dan menjadi pusat persimpangan jalur kereta.

Supaya serangan itu tampak seperti berasal dari wilayah yang dikuasai Republik Rakyat Donetsk atau pasukan Rusia, roket itu akan diluncurkan dari Staromikhaylovka, sebuah desa di sebelah barat Donetsk yang dikuasi oleh pasukan Ukraina, kata sang jenderal.

Serangan semacam ini memperlihatkan "tindakan tidak manusiawi Ukraina terhadap warga sipil" dan "melecehkan semua nilai moral dan hukum humaniter internasional," kata Mizintsev.

"Sebelumnya kami memperingatkan lebih dulu kepada mereka yang mengaku "negara Barat yang beradab" dipimpin AS bahwa Federasi Rusia mempunyai badan yang mengumpulkan bukti lapangan tentang rencana serangan keji yang akan dilakukan rezim Kiev."

Dia juga mengatakan rudal taktis Tochka-U hanya digunakan oleh angkatan bersenjata Ukraina.

Ukraina menuduh Rusia melakukan serangan ke stasiun kereta di Kramatorsk pada 8 April lalu yang menewaskan 50 warga sipil, termasuk anak-anak. Rusia merespons dengan memperlihatkan rudal yang membantai warga itu adalah Tochka-U dengan nomor seri yang sesuai dengan persenjataan milik Ukraina. Rusia bahkan menjelaskan dari mana tampaknya rudal itu dilepaskan.

Media Barat sontak tidak ramai lagi membahas serangan tersebut setelah penjelasan Rusia. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel