Motif pembunuhan pengusaha komputer karena sakit hati

MERDEKA.COM. Petugas Polda Metro Jaya meringkus D, pelaku pembunuhan terhadap Imam Assyafii, pengusaha komputer yang ditemukan tewas di bagasi mobil Suzuki Grand Vitara di pelataran parkir 1C Bandara Soekarno-Hatta. Motif pembunuhan tersebut lantaran pelaku sakit hati kepada korban.

"Pengakuan pelaku, dia sakit hati terhadap korban," ujar Kasat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Helmi Santika, saat dihubungi, Rabu (20/3).

Namun Helmi enggan menjelaskan lebih lanjut terkait penyebab sakit hati yang melatarbelakangi pembunuhan tersebut. "Nanti saja kalau soal itu," katanya.

Polisi menduga pelaku pembunuhan Imam lebih dari satu orang. "Satu (pelaku) masih diburu. Dia teman pelaku yang diduga ikut membantunya beraksi," ujar Helmi.

Sebelumnya, Imam Assyafii ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Suzuki Grand Vitara berwarna hitam bernopol B 531 EV. Mobil itu berada di parkiran terminal 1C, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (19/3) sekitar pukul 01.00 WIB.

Pelaku berinisial D yang diduga membunuh Imam ditangkap aparat Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Kuningan, Jawa Barat. Sebelum korban dibunuh, pelaku diduga menarik sejumlah uang dari kartu ATM yang dimiliki korban.

"D pada suatu tempat mencairkan uang di sebuah ATM milik korban yang diduga sudah minta pin kepada korban," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/3).

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.