Motif Suami Aniaya Istri di Depok, Korban Sering Minta Cerai

Merdeka.com - Merdeka.com - Terungkap motif Rizky Noviyanyi alias Kiki tega membacok Nila Islamia, istrinya di rumah mereka di Cluster Pondok Jatijajar Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa (1/11) kemarin. Kiki mengaku kesal lantaran istrinya sering kali minta cerai. Pasangan yang telah dikaruniai dua anak ini memang sering ribut dalam rumah tangga.

Hal itu juga diketahui oleh tetangga sekitar. Namun tidak ada yang menyangka Kiki membacok istrinya hingga luka parah. Bahkan Kiki juga tega menghabisi nyawa buah hatinya sendiri.

"Saya khilaf dan benar-benar mengakui kesalahan yang telah saya perbuat. Atas kejadian ini siap menanggung semua resiko dan tanggung jawab," kata Kiki, Rabu (2/11).

Dia mengakui bahwa hubungan dengan istrinya memang kurang harmonis. Mereka sering ribut dan istrinya selalu minta cerai. Kiki juga mengaku tidak dihargai sebagai seorang suami oleh istrinya.

"Kalau cerita saya sama istri sama anak itu dari dulu sering dibuat kesal terus, enggak pernah dihargai. Kita sebagai laki-laki punya harga diri, tapi saya mengakui saya salah," ujar dia.

Kiki dan keluarga tinggal di rumah mewah berlantai dua. Kiki tinggal di lantai satu, sedangkan di lantai dua adalah adik Kiki. Kebiasaan Kiki pulang pagi sangat tidak disukai istrinya hingga korban sering minta cerai.

"Karena kerap cekcok mulut pelaku sering pulang pagi ke rumah ini membuat istri ada rencana mau pisah dengan pelaku dan sementara mau menetap di rumah paman istri namun dicegah pelaku dan terjadi kejadian pembacokan tersebut," kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar.

Korban dan Pelaku Kerap Cekcok

Pada saat sebelum kejadian, pasangan suami istri itu pun terlibat cekcok lagi. Kemudian Kiki pergi keluar rumah dan baru pulang subuh. Kiki emosi melihat istrinya sudah membawa barang-barang bersama anaknya.

"Pelaku kesal dan langsung mengambil golok yang ditaruh dalam kolong meja,” ujar dia.

Tanpa tedeng aling-aling, Kiki membacok istrinya disaksikan anak pertamanya yaitu Keke (11). Aksi sadis tersebut terjadi di lantai satu. Saat itu anak kedua sedang tertidur namun terdengar suara teriakan ke lantai dua yang didengar adik pelaku. Tapi karena adik pelaku takut maka dia tidak jadi turun ke lantai bawah.

"Saat kejadian di ruang tamu lantai 1 sedang ada dua anaknya yang 11 tahun dan balita 1,5 tahun. Usai membacok pelaku lalu keluar rumah sambil membawa putrinya usia 1,5 tahun setelah itu ditangkap warga,” tukasnya.

Akibat perbuatan Kiki, anaknya pun meninggal di rumah. Sedangkan istri pelaku kritis di rumah sakit dengan kondisi luka parah. “Pelaku bacok istrinya ada empat bacokan di punggung, tangan, dan anaknya dua kali bagian kepala belakang sama tangan,” pungkasnya. [gil]