MOTION GRAFIS: Beragam Aksi dari Rahmat Erwin Abdullah yang Berhasil Persembahkan Medali di Olimpiade Tokyo 2020

·Bacaan 1 menit

Rahmat Erwin Abdullah berhasil mempersembahkan medali ketiga cabor angkat besi di Olimpiade Tokyo 2020. Medali perunggu sukses dipersembahkan atlet asal Sulawesi Selatan itu dalam debutnya di Olimpiade.

Putra mantan lifter Indonesia, Erwin Abdullah, dan AMI AB itu mengukir sejarah manis. Rahmat tampil bak kuda hitam di Olimpiade Tokyo 2020, bahkan berakhir dengan memberikan kejutan.

Rahmat tampil gemilang di Grup B setelah membuat total angkatan 342kg (snatch 152kg dan 190kg clean&jerk). Hasil ini sekaligus menjadi angkatan terbaik dalam kariernya.

Sebelumnya, Rahmat memiliki angkatan snatch terbaik 148kg dan clean&jerk 187kg. Dengan penambahan beban 7kg di kedua jenis angkatan itu, Total Angkatan Rahmat yang tadinya 335kg naik menjadi 342kg.

Atlet asal China, Shi Zhiyong, berhasil meraih medali emas dengan total angkatan 364 kg yang menjadi rekor baru Olimpiade. Sementara medali perak diraih oleh lifter Venezuela, Mayora Pernia Julio Ruben, dengan total angkatan 345 kg.

"Saya sangat bersyukur. Medali ini saya persembahkan untuk keluarga saya, ayah dan ibu. Kemudian untuk seluruh masyarakat Indonesia, Kemenpora, NOC Indonesia, PB PABSI, serta semua yang sudah mendukung saya," ujar Rahmat kepada tim media NOC Indonesia di Tokyo.

Setelah membuat total Angkatan 342kg, Rahmat Erwin Abdullah berhasil meraih medali ketiga untuk Indonesia lewat cabang olahraga angkat besi di Olimpiade Tokyo 2020.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel