Motivasi Agnez Mo 10 Tahun Lalu, Bungkam Para Haters

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Menjadi pelaku industri hiburan tanah air, dan kemudian melanglang buana ke ranah internasional, Agnez Mo sudah kenyang makan asam garam. Termasuk ketika ia disinggung tentang penggemar dan juga lawannya, haters.

Terhadap penggemar, tentu Agnez mo harus mensyukurinya. Namun terhadap haters, Agnez pun mengetahui cara meghadapinya. Sebagaimana yang ia tuliskan dalam sebuah kalimat-kalimat motivasi beberapa tahun silam.

"Saya pikir, saya mengatakan ini atau men-tweet ini mungkin 10 tahun yang lalu pada tahun 2010. Ketika pembenci sibuk berbicara, saya sibuk mewujudkannya," ujar Agnez Mo memulai kalimat-kalimatnya di akun Instagram agnezmo, baru-baru ini.

Tak Perlu Diladeni

Seperti diketahui, Deddy dan Agnez Mo pernah berpacaran. Dan ternyata, laki-laki yang menjadi pacar pertama Agnez adalah Deddy Corbuzier sendiri. (Instagram/agnezmo)
Seperti diketahui, Deddy dan Agnez Mo pernah berpacaran. Dan ternyata, laki-laki yang menjadi pacar pertama Agnez adalah Deddy Corbuzier sendiri. (Instagram/agnezmo)

Sebagaimana yang dilakukan oleh Agnez Mo, ia selalu menganggap bermacam ucapan haters yang selalu negatif seperti sebuah lecutan. Dan ia menggunakannya sebagai bahan bakar untuk terus maju.

"Ketika mereka sibuk mengejek, saya sibuk berjalan. Ketika mereka sibuk tertawa, saya sibuk berlari. Dan mereka tetap bertanya-tanya mengapa mereka tertinggal. Sebenarnya sejelas itu," imbuhnya.

"Kamu dapat memiliki banyak sebab untuk tidak melakukan. Kamu dapat memiliki banyak sebab untuk melakukannya. Yang pertama disebut alasan atau dalih. Dan perbedaan antara orang yang menginginkannya dan orang yang membuatnya," ucapnya.

Seorang Pejuang

Masih bicara tentang masa lalu Agnez Mo dan Deddy Corbuzier. Seperti diketahui, keduanya srmpat berpacaran beberapa tahun silam. Tepatnya saat Agnez masih duduk di bangku sekolah.  (Instagram/agnezmo)
Masih bicara tentang masa lalu Agnez Mo dan Deddy Corbuzier. Seperti diketahui, keduanya srmpat berpacaran beberapa tahun silam. Tepatnya saat Agnez masih duduk di bangku sekolah. (Instagram/agnezmo)

Sikap yang pertama menurut Agnez Mo sudah selayaknya pejuang. Mereka yang berjuang minimal untuk melakukan upgrade terhadap dirinya sendiri, menemukan solusi dan kemudian bisa menikmati hasilnya di kemudian hari.

"Yang pertama melihat masalah dan membuatnya alasan untuk tidak melakukan apa-apa tentang itu. Yang kedua melihat masalah yang sama dan menjadikannya alasan untuk melakukannyauntuk meningkatkan diri mereka sendiri, sebagai alasan untuk menemukan solusi," tandasnya.

Ungkapan Agnez Mo dalam menyikapi permasalahan haters yang terkadang menjadi batu sandungan ini menuai reaksi positif. Tak hanya dari netizen, namun juga teman sesama artis.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini