MotoGP 2022: Operasi Keempat Marc Marquez Berjalan Lancar

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez membagikan kabar baik melalui media sosial pribadinya. Operasi keempat yang dijalaninya berjalan lancar, Jumat (3/6/2022) waktu Amerika Serikat.

Marc Marquez menjalani operasi lengan keempatnya di Klinik Mayo, Minnesotta, Amerika Serikat (31/5/2022). Tidak sampai sepekan, pembalap asal Spanyol itu sudah bisa melakukan beberapa aktivitas.

Dengan wajah berseri-seri di atas ranjangnya, Marquez membagikan kabar terbaru pascaoperasi. Ia juga berterima kasih kepada tim dokter yang menanganinya.

"Halo semuanya! Terima kasih semua atas pesan dukungannya! Operasi berjalan dengan baik, dan saya merasa lebih baik! Terima kasih Dr. Joaquin Sanchez Sotelo dan tim untuk pekerjaan yang luar biasa. #MM93," tulis Marc Marquez di laman Twitter pribadinya @marcmarquez93.

 

Belum Usai

Marc Marquez pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mundur dari balapan utama. Tim medis mengonfirmasi ia menderita gegar otak ringan dan memar. Setelah tiba di Spanyol ia divonis menderita diplopia atau penglihatan ganda yang ketiga kali. (AP/Achmad Ibrahim)
Marc Marquez pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mundur dari balapan utama. Tim medis mengonfirmasi ia menderita gegar otak ringan dan memar. Setelah tiba di Spanyol ia divonis menderita diplopia atau penglihatan ganda yang ketiga kali. (AP/Achmad Ibrahim)

Meski operasi berjalan lancar, sudah jauh-jauh hari pembalap penguji tim Suzuki, Sylvain Guintoli, merasa kalau mimpi buruk Marc Marquez belum usai.

"Para ahli bedah mengatakan: 'Ini tidak akan mudah tetapi kita bisa membuatnya lebih baik'," ungkap Guintoli.

"Mimpi buruk belum selesai," lanjut pembalap yang pernah mentas di Kejuaraan Dunia Superbike itu.

 

Pensiun?

Gaya balap yang agresif selain menjadi nilai plus bagi seorang pembalap, namun dapat juga menjadi hal negatif. Pembalap Spanyol yang berlaga di MotoGP, Marc Marquez jadi bukuti nyata. Ia sering mengalami kecelakaan akibat gaya balapnya. Berikut 5 di antaranya. (MotoGP)
Gaya balap yang agresif selain menjadi nilai plus bagi seorang pembalap, namun dapat juga menjadi hal negatif. Pembalap Spanyol yang berlaga di MotoGP, Marc Marquez jadi bukuti nyata. Ia sering mengalami kecelakaan akibat gaya balapnya. Berikut 5 di antaranya. (MotoGP)

Sebelum melakukan operasi, Marc Marquez punya harapan dirinya sebagai pembalap MotoGP bisa berubah.

"Saya berkata kepada dokter dan orang-orang saya, 'balapan seperti ini, saya akan melakukannya satu tahun lagi, dua tahun lagi. Setelah itu tidak lagi'. Karena saya tidak menikmati dan saya sangat menderita," kata Marc Marquez.

"Tapi dengan operasi ini, saya berharap hidup saya akan berubah. Dua tahun terakhir tidak mudah," lanjutnya.

 

Langganan Pain Killer

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, enggan bicara kans menjuarai MotoGP Amerika Serikat setelah akan mengawali balapan di posisi kesembilan. (AFP/Mirco Lazzari)
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, enggan bicara kans menjuarai MotoGP Amerika Serikat setelah akan mengawali balapan di posisi kesembilan. (AFP/Mirco Lazzari)

Marc Marquez menceritakan dengan kondisi lengan kanan seperti sekarang, kehidupan sehari-harinya sebagai pembalap sangat terpengaruh.

Dia tidak pernah lagi secara intens berlatih menggunakan motor balap. Paling ironis, ia harus akrab dengan obat penghilang rasa sakit.

"Sebelumnya saya selalu banyak berlatih di rumah dengan motor balap, motorcross, roadbike, pokoknya segala jenis motor," kata Marc Marquez.

"Tapi sekarang kehidupan normal saya adalah: kembali (ke rumah) setelah balapan, tetap di rumah selama 2-3 hari, bersantai karena saya tidak bisa melakukan apa-apa."

"Saya hanya melakukan beberapa latihan kaki, bersepeda, dan kemudian mulai berlatih lagi. Fisio, fisio, obat penghilang rasa sakit," lanjutnya.

 

Bakal Panjang

Hanya saja satu sisi lainnya, Marc Marquez sadar diri operasi keempat yang ia jalani tidak serta merta akan membuat karier balapnya di ajang MotoGP bakal kembali ke jalur yang benar.

Namun setidaknya, lewat operasi, juara dunia enam kali itu sudah berusaha untuk memperbaiki situasi.

"Melakukan operasi adalah keputusan yang tepat untuk masa depan saya, tetapi bukan berarti saya akan menjalani operasi dan (secara otomatis) menang lagi. Tidak!," tegas Marquez.

"Tujuan utama operasi ini adalah mencoba menikmati momen mengendarai motor MotoGP lagi dan menjalani kehidupan normal kembali."

"Intinya lupakan obat penghilang rasa sakit dan semua hal buruk lainnya. Ini adalah target saya jalani operasi," tambah kakak dari Alex Marquez itu.

Sumber: Twitter

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel