MotoGP: Ayah Jorge Lorenzo Berhadap sang Putra Tidak Kembali Membalap

Liputan6.com, Madrid - Jorge Lorenzo kembali sebagai pembalap penguji Yamaha pada MotoGP 2020. Dia kemudian mendapat jatah wildcard untuk MotoGP Catalunya.

Hal tersebut membuka skenario kembalinya Lorenzo ke MotoGP. Namun, sang ayah berharap putranya tidak mengambil langkah tersebut.

"Saya pikir sekarang dia dalam posisi baik di hidupnya. Jorge juga sudah memetik prestasi dan tidak perlu membuktikan apa-apa lagi," ungkap Chicho Lorenzo, dilansir situs resmi MotoGP.

Juara MotoGP tiga kali itu sebelumnya memutuskan pensiun usai 2019 setelah musim mengecewakan bersama Honda. Dia gagal menempati podium dalam 16 balapan dan hanya mengoleksi 28 angka sepanjang kampanye.

"Pengalamannya di Honda meninggalkan kekecewaan besar. Dia ingin menebusnya. Tapi, saya harap Jorge tidak kembali," kata Chicho.

Tidak Tahan Menganggur

Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, saat mengumumkan akan pensiun dari MotoGP. Kabar itu disampaikan Lorenzo pada konferensi pers jelang MotoGP Valencia, Kamis (14/11/2019). (AFP/Jose Jordan)

 

Chicho menilai wajar jika putranya menerima tawaran Yamaha menjadi pembalap penguji. Sebab, Lorenzo sudah berkecimpung di dunia balap motor sejak usia dini.

"Jorge sudah mengendarai motor di usia tiga tahun. Hidupnya berada di dunia ini. Namun, setelah pensiun, dia merasakan kekosongan," ungkapnya.

"Banyak nama lain merasakannya dan melakukan hal serupa, seperti Sete Gibernau dan Dani Pedrosa. Saya pikir profesi pembalap penguji cocok baginya. Dia tidak perlu merasakan tekanan, tetap santai, dan tetap berkecimpung di dunia yang dicintainya."

Lorenzo di MotoGP

Lorenzo berkecimpung di MotoGP selama 12 musim, mayoritas bersama Yamaha. Dia juga menjadi juara dunia kala memperkuat tim itu pada 2010, 2013, dan 2015.

Total Lorenzo meraih 47 kemenangan, 114 podium, dan 43 pole dari 203 balapan di kelas utama.