MotoGP: Davide Brivio Tinggalkan Suzuki Esctar, Segera Menuju F1

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang menjelang bergulirnya MotoGP 2021. Manajer Suzuki Ecstar, Davide Brivio, resmi meninggalkan tim tersebut pada Kamis (7/1/2021).

Sebelumnya santer beredar Davide Brivio akan hengkang ke Formula 1 (F1) pada 2021 ini. Menurut sumber tersebut, Davide Brivio akan ditampung salah satu tim besar Formula 1, Alpine F1 Team atau yang dahulu dikenal dengan nama Renault.

Brivio tidak menjelaskan secara detail destinasinya setelah meninggalkan Suzuki. Dia hanya mengatakan akan menjalal tantangan baru yang profesional.

Keputusan itu tentu menjadi pukulan besar bagi Suziki. Brivio punya peran sentral mengangkat Suzuki hingga akhirnya memiliki juara dunia pada MotoGP 2020 melalui Joan Mir. Hasil itu menyudahi puasa gelar juara dunia yang dialami Suzuki selama 20 tahun.

Brivio mengaku membuat keputusan pribadi yang sulit karena ini merupakan tantangan baru baginya secara profesional.

"Tantangan dan peluang profesional baru tiba-tiba datang kepada saya dan pada akhirnya saya memutuskan untuk menerimanya," kata Brivio, seperti dilansir Crash.

"Itu keputusan yang sulit. Bagian tersulit adalah meninggalkan sekelompok orang yang luar biasa ini, dengan siapa saya memulai proyek ini ketika Suzuki bergabung kembali di MotoGP. Saya juga sulit mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang yang telah datang selama bertahun-tahun untuk menciptakan tim yang hebat ini," imbuh Davide Brivio.

Perasaan Campur Aduk

Davide Brivio yakin Suzuki bersaing di MotoGP Malaysia (istimewa)
Davide Brivio yakin Suzuki bersaing di MotoGP Malaysia (istimewa)

Brivio mengaku sedih harus meninggalkan Suzuki. Namun, peluang baru itu datang begitu cepat dan akhirnya ia menyambarnya.

"Saya merasa sedih, tapi pada saat bersama saya juga merasa sangat termotivasi dengan tantangan baru ini. yang Itu merupakan kunci ketika saya harus memutuskan antara memperbarui kontrak saya dengan Suzuki atau memulai pengalaman yang sama sekali baru," tutur Brivio.

“Meraih gelar MotoGP adalah sesuatu yang akan tetap ada dalam buku sejarah Suzuki dan itu akan selalu memiliki tempat khusus dalam kenangan hidup saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua manajemen Suzuki atas kepercayaan dan kepercayaan mereka kepada saya, yang mereka miliki sejak awal."

"Saya ingin berterima kasih kepada setiap anggota grup MotoGP kami di Jepang dan di lintasan, semua jaringan Suzuki, dan tentu saja semua pembalap yang membalap untuk tim di periode ini, terutama Joan Mir dan Alex Rins yang menjalani musim 2020 yang hebat," sambung Brivio.

Jadi CEO Alpine F1 Team?

Pembalap Suzuki, Joan Mir, dan manajer tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, setelah memastikan gelar juara dunia 2020 di Valencia, Minggu (15/11/2020). (AFP/Lluis Gene)
Pembalap Suzuki, Joan Mir, dan manajer tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, setelah memastikan gelar juara dunia 2020 di Valencia, Minggu (15/11/2020). (AFP/Lluis Gene)

Menurut La Gazetta dello Sport, Davide Brivio dikabarkan akan menggantikan posisi Cyril Abiteboul sebagai CEO Alpine F1 Team. Tim tersebut diperkuat pembalap juara dunia F1 dua kali, Fernando Alonso pada musim 2021.

Davide Brivio sudah cukup lama berkarier di ajang MotoGP. Awalnya ia ikut proyek Yamaha pada ajang Superbike.

Namun ketika Valentino Rossi hengkang ke Yamaha di ajang MotoGP 2004, Davide Brivio jadi sosok penting kesuksesan sang pembalap bersama tim berlambang garpu tala tersebut.

Brivio bahkan sempat mengikuti jejak Valentino Rossi ke Ducati selama dua tahun. Namun kemudian ia memegang proyek Suzuki saat comeback ke MotoGP beberapa musim lalu.

Kini pada MotoGP 2020, Davide Brivio bisa membawa Joan Mir menjadi juara dunia atau pembalap Suzuki pertama yang bisa melakukannya kurun waktu 20 tahun terakhir.

Sumber: Crash

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini