MotoGP Italia : Marc Marquez Sentil Valentino Rossi yang Ogah Pensiun

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Marc Marquez sedikit memberi sindiran pedas kepada Valentino Rossi jelang MotoGP Italia di sirkuit Mugello. Dalam sesi konfrensi pers, Marquez tak segan untuk menyentil pembalap gaek itu.

Dia mengaku kagum dengan Rossi yang masih berambisi untuk terus balapan di MotoGP. Namun dia menilai dirinya punya mental yang berbeda dengan Rossi.

Saat Marquez sulit lagi meraih kemenangan, dia akan memilih untuk berhenti. Ini tidak terjadi dengan Rossi yang sudah empat musim tak pernah menang tapi masih saja membalap.

"Pendekatan dia dengan MotoGP mengagumkan, setelah apa yang dia raih, dia masih ingin balapan tapi kami punya mentalitas berbeda," ujar Marc Marquez seperti dikutip skysport.it.

"Saat saya tak bisa lagi menang dan berjuang demi kemenangan, saya akan berhenti. Saya tak dibangun untuk finis di posisi ke-15."

Balap di Tim Sendiri

Bahkan mantan pebalap Itali Loris Reggiani menyebutkan bahwa cedera yang dialami Marc Marquez saat ini merupakan karma lantaran telah menggagalkan The Doctor jadi juara dunia MotoGP 2015. (Foto: AFP/Paul Crock)
Bahkan mantan pebalap Itali Loris Reggiani menyebutkan bahwa cedera yang dialami Marc Marquez saat ini merupakan karma lantaran telah menggagalkan The Doctor jadi juara dunia MotoGP 2015. (Foto: AFP/Paul Crock)

Valentino Rossi hanya dikontrak satu tahun di Petronas Yamaha. Musim depan, dia buka kemungkinan membela tim sendiri VR46 yang jadi tim satelit Yamaha atau Ducati.

Rossi berjanji akan mengambil keputusan setelah 9 seri balapan di 2021. Dia akan putuskan masa depannya saat libur balapan pada Juli mendatang.

Rossi, 42 tahun, selalu berkilah posisi bukan segalanya meski penting. Namun dia mengatakan hasil yang dimaksud yaitu masih kompetitif alias masih bisa bersaing dengan pembalap lain.

Komentari Joan Mir

Joan Mir merupakan salah satu pembalap termuda di ajang MotoGP
Joan Mir merupakan salah satu pembalap termuda di ajang MotoGP

Di luar itu, Marquez juga mengomentari Joan Mir yang kesulitan di MotoGP 2021. Marquez menilai Mir pakai strategi yang salah.

"Memenangkan MotoGP itu sulit tapi mempertahankannya lebih sulit. Tahun ini Quartararo, Bagnaia dan Rins lebih cepat dari dia," ujar Marquez.

"Mir pakai strategi tahun lalu, coba finis di semua balapan. Tapi strategi itu hanya membawa Anda juara satu kali saja, gak banyak."

Video Pilihan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel