MotoGP: Kisah Jack Miller Doyan Pesta dan Mabuk yang Insaf Berkat Bimbingan Crutchlow

Bola.com, Jakarta - Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller, bercerita tentang masa lalu kelamnya. Ia mengaku berkat bimbingan Cal Crutchlow ia mampu insaf.

Rider yang tak pernah berlaga di Moto2 ini juga sudah menganggap Cal Crutchlow sebagai kakak sendiri.

Seperti yang diketahui, para pembalap Moto3 tak membutuhkan latihan fisik yang intensif demi menjaga tubuh tetap bugar. Namun, aktivitas latihan pastinya akan semakin padat seiring mereka naik kelas.

Alhasil, karena Miller langsung lompat dari Moto3 ke MotoGP, kondisi fisiknya kala itu jauh dari kata ideal.

 

Kecanduan Alkohol

Ekspresi kegembiraan pembalap Ducati, Jack Miller, setelah menjuarai MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Minggu (16/5/2021). (JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)
Ekspresi kegembiraan pembalap Ducati, Jack Miller, setelah menjuarai MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Minggu (16/5/2021). (JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, yang menaungi Jack Miller kala itu benar-benar memantau. Ia mendikte program latihan fisik apa saja yang harus dijalani Miller.

Ia memintanya mengurangi hobi pesta-pesta. Eks Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo, bahkan sempat mendenda Miller 20ribu euro ketika ia ketahuan mabuk.

 

Cuma Butuh Setahun untuk Sadar

Duo Ducati, Pecco Bagnaia dan Jack Miller pada kualifikasi MotoGP Aragon. (LLUIS GENE / AFP)
Duo Ducati, Pecco Bagnaia dan Jack Miller pada kualifikasi MotoGP Aragon. (LLUIS GENE / AFP)

Setelah harus jatuh bangun beradaptasi dengan motor MotoGP yang jauh lebih bertenaga dari Moto3, Miller mengaku butuh setahun saja untuk sadar bahwa ia harus mengubah gaya hidup. Untungnya, kala itu ia bertandem dengan Crutchlow, yang tak segan-segan memberinya kritik tajam dan juga bimbingan.

"Saya hanya butuh setahun untuk sadar. Saya langsung paham tak boleh terus-terusan begitu. MotoGP itu pekerjaan penuh waktu. Saya dapat manfaat setim dengan Cal. Ia rajin latihan dan membantu saya. Ia membuka mata saya soal apa yang harus jadi investasi jika ingin sukses," ujar Miller via Speedweek, Jumat (22/7/2022).

 

Kunci Kebugaran

Enea Bastianini (depan) yang memulai start dari posisi kelima baru berhasil memimpin balapan hingga akhirnya menjadi juara usai melewati Jack Miller yang terus memimpin sejak awal. Ia melakukannya di lap ke-16. (AP/Eric Gay)
Enea Bastianini (depan) yang memulai start dari posisi kelima baru berhasil memimpin balapan hingga akhirnya menjadi juara usai melewati Jack Miller yang terus memimpin sejak awal. Ia melakukannya di lap ke-16. (AP/Eric Gay)

Miller menyatakan bahwa program latihan fisik di Moto3 sangat jauh berbeda dari MotoGP. Saat di Moto3, mengingat ada aturan soal jumlah minimum antara berat motor dan berat badan pembalap, Miller tak banyak latihan dan hanya wajib menjaga berat badannya tetap stabil.

"Kala itu saya harus latihan lari, namun hanya untuk mengendalikan berat badan. Kala itu, semuanya hanya soal berat badan. Saya bisa bilang berat badan saya tak banyak berubah sejak itu. Namun, bentuk badan saya jelas berubah. Otot ekstra membuat saya lebih berat, namun perbedaannya kecil," kisah The Thriller.

Kini program latihan Miller sudah jauh berubah. Selain latihan kardio, seorang rider MotoGP juga harus latihan di gym, latihan kelenturan tubuh, serta tentunya makin intensif latihan motor. "Jika melihat 2015 dan melihat betapa bugarnya saya sekarang, saya yakin saya kini salah satu rider paling bugar di grid," ucap Miller.

"Saya tak mau pura-pura menikmati latihan, karena tak seorang pun menikmati latihan. Namun, Anda lihat saja di Sachsenring. Dalam suhu 36°C, itu salah satu balapan terpanas dalam karier saya. Namun, saya oke dari awal sejak akhir. Jika sukses dalam balapan panas, maka Anda juga siap menghadapi kondisi lainnya," tutupnya.

 

Klasemen Sementara MotoGP 2022

MotoGP - Pecco Bagnaia, Jack Miller, Jorge Martin, Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi (Bola.com/Adreanus Titus)
MotoGP - Pecco Bagnaia, Jack Miller, Jorge Martin, Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi (Bola.com/Adreanus Titus)
  • Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172

  • Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151

  • Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114

  • Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106

  • Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105

  • Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93

  • Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91

  • Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77

  • Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75

  • Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71

  • Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70

  • Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 62

  • Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60

  • Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55

  • Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52

  • Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42

  • Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40

  • Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27

  • Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25

  • Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18

  • Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10

  • Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10

  • Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9

  • Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5

  • Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0

  • Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0

  • Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

 

Sumber: Speedweek

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya, published 26/7/2022)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel