MotoGP: Terungkap, Honda Tolak Keinginan Andrea Dovizioso Kembali Bergabung

Jakarta - Rider Ducati Andrea Dovizioso mempertanyakan keputusan Honda mengikat juara bertahan MotoGP Marc Marquez dengan kontrak panjang selama empat tahun.

Bos Repsol Honda, Alberto Puig pun merespons pernyataan Dovizioso. Dia bahkan membocorkan fakta yang mungkin tidak banyak orang ketahui. 

Ternyata Dovizioso sempat datang ke Honda dan meminta kembali memperkuat tim pabrikan asal Jepang itu. Namun permintaan pembalap asal Italia tersebut ditolak.

Hanya saja Puig enggan membocorkan mengenai kapan Dovizioso meminta kembali ke Honda. Untuk diketahui, runner-up MotoGP tiga musim terakhir itu pernah memperkuat Honda kurun waktu 2008-2011.

"Beberapa waktu lalu, belum terlalu lama. Dia bertanya kepada kami apakah bisa kembali mengendarai motor Honda di MotoGP. Saya tidak mengambilnya," Puig menuturkan saat diwawancara situs gpone.com.

"Sekarang ia mempertanyakan kenapa Marquez memperpanjang kontrak bersama kami? Dia tahu apa yang saya katakan," lanjutnya.

Tidak Setuju dengan Komentar Dovizioso

Momen saat pembalap Repsol Honda, Marc Marquez beradu kecepatan dengan pembalap Ducati, Andrea Dovizioso pada MotoGP Aragon 2018. (JOSE JORDAN / AFP)

Situs gpone.com berspekulasi Dovizioso bertanya soal kemungkinan kembali gabung Honda saat dirinya belum teken perpanjangan kontrak bersama Ducati pada tahun 2018.

Kini pada penghujung 2020, kontrak Dovizioso-Ducati bakal habis dan kemungkinan besar kedua belah pihak kembali berkolaborasi musim 2021. 

Mengenai komentar Dovizioso yang mempertanyakan keputusan Honda memagari Marquez dengan kontrak jangka panjang, Puig mengaku sangat kaget.

"Karena saya pribadi berpikir bisa saja Marc menerima tantangan dengan mengendarai motor tim lain. Tapi saya rasa ia punya alasan khusus setelah bersedia tanda tangan kontrak jangka panjang bersama kami," Puig menerangkan.

Untuk diketahui, Marquez hanya memperkuat Honda selama mentas di MotoGP sejak tahun 2013. Sampai sekarang, ia hanya gagal sekali merasakan titel juara dunia yaitu musim 2015.

 

Sumber: gpone.com

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Hendry Wibowo/Editor: Hendry Wibowo, published 2/5/2020)