Motor Buatan Indonesia Ini Laku Keras di Luar Negeri

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Selain menjadi basis produksi kendaraan bermotor beroda empat, Indonesia juga dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah pembuatan sepeda motor terbesar di Asia Tenggara.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita belum lama ini mengatakan, bahwa produk mobil dan motor buatan dalam negeri yang dikapalkan ke luar negeri pada tahun lalu nilainya mencapai triliunan rupiah.

Saat ini ada 26 perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur kendaraan bermotor roda dua dan tiga. Nilai investasi yang dikucurkan yakni Rp10,05 triliun, dengan kapasitas produksi 9,53 juta unit per tahun dan mempekerjakan 32 ribu orang.

“Sektor otomotif ini memberikan dampak luas, kepada lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut,” ujarnya.

Menurut data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia atau AISI, dikutip VIVA Otomotif Selasa 2 Maret 2021, tahun lalu ada 700 ribuan unit motor yang diekspor. Jumlah ini sedikit menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, karena efek pandemi.

Sementara di Januari tahun ini, ada 81 ribuan unit motor yang dikirim ke puluhan negara di seluruh dunia. Angka ini naik 30 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Hal yang sama juga terlihat, jika acuannya adalah Desember 2020, di mana kenaikan terjadi sebanyak 2,5 persen.

Dari perolehan di awal tahun ini, motor yang masuk dalam segmen skuter matik mendominasi dengan pangsa pasar sebanyak 69,2 persen.

Posisi kedua ditempati oleh sepeda motor yang mengusung desain sport, di mana pangsa pasarnya mencapai 16,7 persen. Terakhir ada motor bebek, dengan besaran pasar 14,1 persen.