Motor Injeksi Berasap, Ini Penyebab dan Solusinya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Motor yang mengeluarkan asap dari knalpotnya, memang menjadi salah satu masalah yang sering terjadi. Padahal, roda dua yang digunakan, dengan sistem pengabutan injeksi keluaran terbaru.

Melansir laman resmi Federal Oil, pada dasarnya, knalpot motor injeksi yang ngebul atau dikenal juga dengan istilah fogging, bisa disebabkan karena dua kemungkinan.

Jika asap yang keluar berwarna hitam, bisa dipastikan proses pembakaran di mesin kurang maksimal. masalah ini disebabkan karena bensin yang masuk tidak dibakar sempurna karena udara yang kurang.

Solusinya cukup penyetelan ulang di ECU atau electronic control unit.

Kalau asap yang keluar berwarna putih, bisa jadi oli mesin naik dan masuk ke ruang bakar hingga ikut terbakar. Kondisi ini bisa disebabkan karena banyak faktor, bisa karena ring piston kering, sil klep sudah aus, piston sudah baret, atau celah kelep bocor.

Khusus untuk asap putih, motor dengan sistem injeksi ataupun jenis karburator, pada dasarnya cara penanganannya masih tetap sama, yaitu jika ring piston sudah aus karena sudah digunakan cukup lama, mau tidak mau harus diganti, terlebih jika motor seriung digunakan dan sudah 1 tahun belum diganti.

Piston baret

Jika piston baret karena sering terlambat ganti oli mesin, mau tidak mau penanganannya harus segera mengganti piston dengan yang baru.

Tapi jika dinding silindernya ikut baret, lakukan dulu oversize dan ganti piston yang sesuai dengannya.

Jika sil klep keras atau getas karena masa pemakaiannya yang sudah lewat (kadaluarsa) atau karena suhu mesin yang tinggi, maka solusi terbaik adalah dengan menggantinya.

Jika klep bocor karena ada kotoran atau kerak sisa pembakaran yang menghambat dinding klep, tindakan yang bisa dilakukan adalah, dengan skir ulang klep. Agar hasil skir ulang lebih awet, sebaiknya pilih komponen yang tidak mengikis.

Masalah asap yang keluar dari knalpotm sejatinya bisa dihindari jika pemilik sering melakukan servis berkala dan melakukan perawatan secara berkala.