Motor Listrik Buatan Akademisi Digeber di Sirkuit, Ini Hasilnya

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVA –Beberapa waktu lalu mahasiswa dan dosen dari kampus Budi Luhur, berkolaborasi dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan rumah modifikasi Katros Garage, membuat sepeda motor listrik lokal. Kendaraan itu diberi nama BL-SEV01, merupakan singkatan dari Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01 (pertama).

Usai diperkenalkan secara digital, motor listrik karya para akedimisi dan rumah modifikasi itu mulai diuji coba. Tak tanggung-tanggung, prototipe kendaraan tanpa asap knalpot itu digeber di lintasan aspal sirkuit Sentul di Bogor, Jawa Barat.

Pembalap muda Galih Aji Prakoso yang juga merupakan alumni dari kampus tersebut, dipercaya menunggangi purwarupa motor listrik tersebut. Dengan demikian, bisa diketahui performa kendaraan ini ketika melibas trek lurus, maupun jalan menikung

"Setelah mendapatkan masukan dan data performa usai uji coba perdana ini, baru kami evaluasi kembali BL-SEV01 dan disempurnakan kembali di Lab Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur,” ujar Sujono, Kepala Tim Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur, Senin 15 Februari 2021.

Motor listrik BL-SEV01 itu berhasil melibas 11 tikungan dan trek lurus sepanjang 900 meter di Sirkuit Sentul. Kuda Besi modern ini diketahui mencatat kecepatan maksimum 100kilometer per jam. Sayangnya, motor mengalami kendala teknis dan harus menepi untuk dibawa ke paddock.

Tim teknis kemudian segera melakukan pengecekan kondisi purwarupa sepeda motor listrik karya para akademisi. Hasil dari analisa masalahnya, komponen penyalur tenaga pada kendaraan ini mengalami penurunan performa, usai uji jalan selama beberapa putaran di sirkuit tersebut.

“Setelah BL-SEV01 dievaluasi dengan tim, ternyata permasalahan di gear set depan pada rantai yang giginya kalah habis karena di tes maksimum di lintasan Sirkuit," paparnya.