Motor Mogok saat Kabur, Pelaku Pelecehan Seksual di Palembang Dihajar Warga

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - SY (32) ditangkap polisi lantaran melakukan aksi begal payudara terhadap pemotor wanita. Perbuatan itu membuat pelaku terancam sembilan tahun penjara.

Aksi pelaku terjadi saat bertemu dengan korban, AW (19), di Jembatan Musi II, Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Gandus, Palembang, Kamis (21/4). Pelaku memepet dan begitu dekat langsung memegang payudara korban.

Pelaku lantas kabur dan korban berteriak minta tolong sambil menyalakan klakson motor. Seratusan meter dari tempat kejadian perkara (TKP), motor pelaku mogok lantaran kehabisan bahan bakar.

Situasi itu dimanfaatkan korban untuk meringkus pelaku dengan meminta bantuan warga. Alhasil, pelaku tak bisa berkutik lagi dan akhirnya digiring ke kantor polisi.

Tersangka SY berdalih melakukan pelecehan seksual hanya karena iseng. Saat pergi bekerja sebagai kuli pengangkut kelapa, dia melihat korban berkendara sendirian sehingga muncul niat jahatnya.

"Cuma iseng, baru pertama berbuat gituan," ungkap tersangka SY di Mapolrestabes Palembang, Sabtu (23/4).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Palembang Iptu Fifin Sumailan mengatakan, tersangka sempat dihajar massa saat ditangkap dan barulah diserahkan ke kantor polisi. Dia mengakui baru saja melakukan aksi pencabulan terhadap pemotor wanita di jalanan.

"Bahasanya begal payudara. Mau kabur, bensin motornya habis jadi mogok dan diamankan warga," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 281 juncto Pasal 289 KUHP tentang perbuatan yang menyerang kehormatan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. Barang bukti disita motor tersangka dan pakaian korban. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel