Mourinho Angkat Keberuntungan Madrid

Liputan6.com, Madrid : Nasib Jose Mouriho di Real Madrid memang belum jelas. Namun demikian, Mourinho tak bisa dipungkiri sudah mengangkat keberuntungan Madrid dalam mengikuti turnamen. Ya, turnamen yang dimaksud adalah Liga Champions dan Piala Raja. Sejak kehadiran pelatih asal Portugal ini di Madrid, kiprah Madrid di dua turnamen itu selalu lebih baik.

Mari ditrek kembali kiprah Mou di dua turnamen itu. Sejak musim 2010/11, Mou membawa Madrid menjadi juara di Piala Raja (2010), perempat final dan final (2012) melawan Atletico. Di Liga Champions peruntungan Madrid juga lebih baik. Di musim pertama, Mourinho berhasil membawa Madrid ke semifinal, semifinal (2011) dan perempat final (2012/masih berlangsung).

Sebelum kehadiran Mourinho, Madrid kerap sial di turnamen ini. Sejak berhasil merebu Liga Champions ke-9 pada 2001/02 dan Piala Raja 2003/04, Madrid kerap tersandung di fase bawah bahkan kalah secara menyakitkan.

Sebelum musim 2010/11, Madrid bahkan terkena "kutukan" di Liga Champions. Kutukannya yaitu selalu gagal melewati perdelapan final alias 16 besar. Semua itu sirna sejak Mourinho tiba. Tak hanya keberuntungan, tapi imej Real Madrid terselamatkan karena Mourinho.

Tak ada lagi cerita saat Madrid gagal lolos gara-gara dikalahkan tim seperti Alcorcon atau Real Union. Tapi yang terpenting tentu kebangkitan di Liga Champions. Selama enam musim beruntun sebelum Mou tiba, Madrid tak pernah lebih dari fase 16 besar. Juventus, Arsenal, Bayern, Roma, Liverpool dan Lyon pernah mengubur mimpi Madrid meraih La Decima mereka. (M)