Mourinho Bicara Masa Depan, Champions, dan Casillas

Liputan6.com, Madrid : Masa depan Pelatih Jose Mourinho dalam bahaya menyusul tersingkirnya Real Madrid dari Liga Champions karena ditaklukan Borussia Dortmund. Mourinho menyebut kalau dirinya dibenci di Spanyol. Mantan bos Chelsea yang disebut-sebut akan kembali ke Stamford Bridge.

Namun demikian Mourinho mengaku belum menentukan masa depannya. Ia hanya ingin fokus di laga tersisa. "Saya belum mengambil keputusan apapun mengenai apakah saya akan terus atau tidak," kata pelatih asal Portugal tersebut.

"Masih ada lima pertandingan tersisa di liga dan satu final Piala (Copa del Rey) untuk dimainkan, setelah semua pertandingan itu, saya akan duduk dengan presiden dan (direktur umum) Jose Angel (Sanchez) dan kami akan membicarakan masa depan saya," tandasnya.

Dalam kesempatan ini, The Special One juga menjawab kritik atas kepelatihannya di Santiago Bernabeu yang sejauh ini gagal melewati semifinal Liga Champions dalam tiga musim.

"Musim liga penuh rekor menjadi milik saya. Hanya ketika sebuah tim muncul dan mengumpulkan lebih dari 100 poin dan mencetak lebih dari 121 gol yang bisa menghapus rekor itu," katanya merujuk sukses juara liga domestik musim lalu.

"Kami telah memenangi Copa del Rey (pada 2011) untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir. Ini karena bukanlah hal mudah untuk bisa melakukan itu," ungkap eks pelatih Inter Milan tersebut.

Mengenai hubungan buruknya dengan kiper dan kapten Iker Casillas, Mourinho mengakui menyesal tidak mendatangkan cepat-cepat Diego Lopez. "Jika boleh saya menuntut di akhir musim pertama saya, maka saya akan mengontrak Diego Lopez. Saya menginginkan dia namun saya tidak cukup berkuasa untuk mendapatkannya, memalukan," katanya.

Meski dilaporkan memiliki hubungan yang tegang dengan Casillas, Mourinho menegaskan selalu berusaha menjalin hubungan baik dengan para pemain. "Saya tidak pernah punya masalah. Masalah timbul begitu seorang pemain merasa dirinya di atas pemain lainnya," ungkap Mou.

Madrid hampir pasti menduduki peringat dua La Liga namun kemenangan atas Valladolid di Bernabeu akan membuat Barcelona harus menunggu setidaknya seminggu lagi sebelum bisa dimahkotai juara liga. Madrid akan menghadapi Atletico Madrid di final Copa del Rey pada 17 Mei nanti.