Mourinho Mau Tambah 'Tukang Jagal', Roma Manfaatkan Kondisi Barcelona

VIVA – Bursa transfer semakin seru jelang penutupan kurang dari dua pekan ke depan. Isu kepindahan pemain pun semakin gencar.

Yang terbaru, melibatkan AS Roma dengan Barcelona. Il Lupo tertarik memboyong pemain bertahan tim asal Catalunya itu, Clement Lenglet.

Langkah itu diambil Roma karena mereka memang membutuhkan tenaga baru di tengah pertahanan. Dengan pengalaman serta kemampuan yang dimiliki, dirasa pemain Timnas Prancis itu cocok untuk membantu pasukan asuhan Jose Mourinho, menjadi tukang jagal baru, berduet dengan Chris Smalling atau Gianluca Mancini.

Menurut Football Italia, Roma kemungkinan meminjam Lenglet. Mereka juga akan memiliki opsi permanen atas penggawa 26 tahun itu.

Di Barcelona, nasib Lenglet mulai kabur. Pelatih Ronald Koeman mengisyaratkan dia tidak akan menjadi opsi utama lama, karena sudah ada Eric Garcia yang didatangkan dari Manchester City secara gratis.

Pada pertandingan perdana LaLiga akhir pekan kemarin melawan Real Sociedad, Lenglet sengaja dicadangkan. Dan Koeman lebih memilih duet Gerard Pique bersama dengan Garcia sebagai bek tengah.

Selain karena yang bersangkutan mulai tersisih di tim utama Barcelona, peluang Roma mendapatkan Lenglet juga terbuka karena si pemilik kini sedang melakukan bersih-bersih skuad. Mereka harus melepas sejumlah pemain untuk mengurangi beban gaji yang luar biasa besar.

Sementara Presiden Barcelona, Joan Laporta pada Senin kemarin, 16 Agustus 2021, mengakui keadaan finansial timnya sudah sangat mengkhawatirkan. Dia mengungkapkan, utang Barcelona kini mencapai 1 miliar euro atau sekitar Rp 22,8 T.

Utang yang menggunung itu merupakan dari warisan era kepengurusan Josep Maria Bartomeu yang dipenuhi masalah dan korupsi. Bartomeu disebut telah melakukan manpulasi laporan keuangan Barcelona sehingga terlihat sehat dari luar.

Kebetulan saja pandemi COVID-19 melanda, sehingga satu per satu tanda kacaunya kondisi finansial Barca mulai terbuka. Pada laporan keuangan akhir tahun lalu, Barcelona mengumumkan kerugian sebesar 481 juta euro atau sekitar Rp 8,1 triliun.

Kerugian tak lain dari minimnya pemasukan karena tak ada penjualan tiket pertandingan. Alhasil, uang yang masuk hanya sekitar 655 juta euro sedangkan pengeluaran mereka mencapai 1,136 juta euro.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel