MPR: Perlu edukasi kesetaraan gender tingkatkan partisipasi perempuan

·Bacaan 1 menit

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memandang perlu edukasi yang masif terkait dengan kesetaraan gender untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan bangsa.

"Edukasi masif dan political will dari para pemangku kepentingan untuk mewujudkan kesetaraan gender," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Secara historis, lanjut dia, banyak perempuan di Nusantara berperan memimpin perlawanan dan mengusir penjajah. Sebagai contoh Panglima Malahayati hingga Ratu Kalinyamat.

Akan tetapi, kata dia, dari perjuangan hebat tokoh perempuan tersebut, kesan yang tertanam di tengah masyarakat saat ini perempuan seakan adalah subordinasi dari laki-laki.

Padahal, menurut Lestari, pada masa lalu kepemimpinan perempuan mampu menciptakan langkah-langkah besar yang menghasilkan kemajuan yang signifikan di wilayah yang dipimpinnya.

Misalnya, yang dilakukan Ratu Kalinyamat ketika memimpin perlawanan mengusir Portugis. Ratu dari Jepara itu membangun pakta pertahanan dengan Kerajaan Aceh hingga Maluku dengan membangun poros maritim untuk mempertahankan Nusantara.

Secara historis, kata dia, perempuan di Nusantara sudah memiliki kemampuan dan kapasitas yang sama dengan laki-laki.

Oleh karena itu, dia berpendapat bahwa edukasi yang masif perlu untuk terus mengungkap apa yang sebenarnya pernah terjadi pada masa lalu. Adapun tujuannya agar perempuan masa kini memiliki semangat dan pemahaman yang sama terhadap kesetaraan gender.

Selain itu, Rerie sapaan akrabnya, mengajak para akademisi ikut mempercepat terwujudnya pemahaman masyarakat terkait dengan kesetaraan gender, dan peran perempuan dalam keseharian melalui berbagai riset ilmiah.

Dengan demikian, lanjut dia, bisa segera diketahui faktor yang buat fakta historis para pemimpin perempuan di Nusantara masa lalu yang belum sepenuhnya terlihat kesinambungannya pada masa kini.

Baca juga: Menteri PPPA dorong kesetaraan perempuan di militer

Baca juga: Menkeu: Program sektor keuangan pemerintah perkuat kesetaraan gender

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel