MRI Babel serahkan bantuan peduli letusan Semeru senilai ratusan juta

·Bacaan 1 menit

Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bangka Belitung bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyerahkan bantuan untuk korban letusan Semeru Lumajang, Jawa Timur, senilai Rp137.500.000 melalui pemerintah Kabupaten Bangka.

Ketua MRI Bangka Belitung Arunda Unigraha Utama di Sungailiat, Jumat, mengatakan dana bantuan korban letusan Semeru Lumajang Jawa Timur sebanyak Rp137.500.000 dihimpun dari penggalangan aksi donasi yang melibatkan 245 relawan.

"Dana sebesar itu yang berakhir penggalangannya pada 31 Desember 2021, kami serahkan ke pemerintah Kabupaten Bangka untuk kembali disalurkan ke warga korban bencana alam letusan Semeru," katanya.

Sedangkan bantuan jenis lainnya, kata dia, seperti pangan, pakaian dan lainnya sudah terlebih dahulu dikirim ke daerah korban dengan harapan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Baca juga: Pemprov Jatim terima bantuan 1.500 kompor untuk warga terdampak Semeru

Baca juga: LinkAja salurkan bantuan untuk korban erupsi Gunung Semeru

"Begitu pula halnya dengan dana yang berhasil kami himpun dan dititipkan penyalurannya ke pemerintah Kabupaten Bangka, direncanakan untuk pembangunan hunian sementara bagi korban," ujarnya.

Sementara Bupati Bangka Mulkan mengapresiasi gerakan MPI dan ACT yang peduli dengan masalah sosial masyarakat, kegiatannya yang dilakukannya tersebut tentu bagian dari dukungan kepada pemerintah daerah.

"Saya memberikan apresiasi besar kepada MPI dan ACT yang telah berhasil menghimpun dana mencapai ratusan juta, dana itu akan kami diserahkan langsung ke Pemerintah Lumajang bersamaan dengan dana yang digalang dari Karang Taruna," ujarnya.

Baca juga: Tangerang kirim bantuan hasil donasi pegawai ke warga terdampak Semeru

Baca juga: Polres Salatiga kirim bantuan bagi warga terdampak erupsi Semeru

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel