MRT Jakarta kerahkan tim patroli di Dukuh Atas seiring fenomena SCBD

PT MRT Jakarta (Perseroda) selaku pengelola kawasan berorientasi transit di Dukuh Atas mengerahkan tim untuk berpatroli di kawasan yang ramai dengan anak muda seiring maraknya fenomena "SCBD" (Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok)

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial mengatakan sudah mengerahkan tim keamanan untuk berpatroli guna mengingatkan publik termasuk remaja SCBD untuk menjaga kebersihan dan ketertiban.

"Tim security kami secara rutin patroli di area taman Dukuh Atas dan Terowongan Kendal menggunakan toa untuk mengingatkan publik menjaga kebersihan dan ketertiban," kata Rendi saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Selasa.

Rendi menjelaskan terus melakukan edukasi termasuk di media sosial untuk mengkampanyekan membuang sampah pada tempatnya dengan melibatkan remaja SCBD.

Dari segi sarana, MRT juga menambah fasilitas kebersihan, seperti tempat sampah terpilah sampah sekaligus menyiapkan posko rekosistem yang dikelola oleh start up guna menampung sampah-sampah untuk didaur ulang.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat menempatkan enam posko penjagaan protokol kesehatan terkait dengan banyaknya remaja yang berkumpul di Dukuh Atas dan terowongan Kendal.

Kepala Satpol PP Kecamatan Menteng, Hendra menjelaskan enam posko tersebut ditempatkan di Kawasan Menteng atau sekitar Jalan Kendal sebanyak dua titik sedangkan kawasan Tanah Abang sebanyak empat titik.

Dengan adanya penebalan personel ini, remaja yang sering nongkrong di kawasan Sudirman dan Dukuh Atas dapat menjaga protokol kesehatan, tidak membuang sampah sembarangan serta tidak berkumpul lebih dari jam 22.00 WIB.
Baca juga: Peragaan busana Citayam di "SCBD" dinilai perlu pembinaan
Baca juga: Dinas LH DKI tunjuk pegiat medsos Jeje edukasi kebersihan "SCBD"
Baca juga: Satpol PP tempatkan 6 posko penjagaan prokes seiring fenomena "SCBD"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel