MRT Jakarta Pangkas Jam Operasional Sampai 19.00 WIB di Jumat 10 September 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen MRT Jakarta memutuskan untuk memangkas jam operasional yang semula hingga pukul 21.30 WIB menjadi hanya sampai pukul 19.00 WIB pada Jumat 10 September 2021. Pemangkasan jam operasional ini terkait dengan adanya gangguan listrik yang terjadi pada pukul 13.41 WIB.

"MRT Jakarta akan melakukan kebijakan pengurangan jam operasional menjadi sampai pukul 19.00 WIB," ujar Plt. Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo, Jumat (10/9/2021).

Pengurangan jam operasional hanya berlaku khusus pada Jumat 10 September 2021. Sedangkan hari-hari selanjutnya berlaku aturan normal yaitu hingga sampai pukul 21.30 WIB.

Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan keamanan dan keselamatan penumpang. "Serta perlu dilakukannya pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab utama dari gangguan listrik yang terjadi," jelasnya.

Sebelumnya, telah terjadi gangguan layanan operasional MRT Jakarta akibat gangguan listrik. Pada saat gangguan listrik yang terjadi pada pukul 13.41 WIB, sebanyak 4 rangkaian kereta masih berada di antara stasiun.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dievakuasi

Calon penumpang mengenakan masker saat menunggu  datangnya kereta di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin (6/4/2020). PT MRT Jakarta tak akan menerima penumpang tanpa menggunakan masker seusai seruan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Calon penumpang mengenakan masker saat menunggu datangnya kereta di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin (6/4/2020). PT MRT Jakarta tak akan menerima penumpang tanpa menggunakan masker seusai seruan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Terhadap penumpang yang pada saat erjadi gangguan listrik masih berada di kereta dan stasiun, petugas segera melakukan evakuasi.

305 penumpang yang berhasil dievakuasi dalam keadaan aman dan selamat. Evakuasi dilakukan ke beberapa stasiun terdekat yaitu Stasiun Lebak Bulus Grab, Stasiun Blok A, dan Stasiun Istora Mandiri.

Demi keamanan dan kenyamanan penumpang, MRT Jakarta sempat melakukan penutupan sementara entrance stasiun dan untuk sementara tidak melayani incoming passenger. Pada pukul 15.30 WIB, MRT Jakarta kembali membuka layanan operasional.

"MRT Jakarta akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kejadian ini. Kepada pengguna jasa MRT Jakarta, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. PT MRT Jakarta (Perseroda) berkomitmen untuk senantiasa memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna," tandasnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel