MTQ Nasional Berdampak Wujudkan Ambon Kota Bermartabat

Ambon (ANTARA) - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-XXIV dijadwalkan berlangsung Juni 2012, akan berdampak ibu kota Provinsi Maluku itu sebagai kota bermartabat.

"Suksesnya pelaksanaan MTQ Juni 2012 mendatang akan memberikan dampak besar dan mewujudkan Ambon sebagai kota bermartabat," kata Wali Kota Richard Louhenapessy, di Ambon, Selasa.

Pelaksanaan event keagamaan tingkatan nasional itu juga akan memberikan dampak ekonomi cukup signifikan bagi masyarakat, Pemkot Ambon maupun Maluku pada umumnya.

Ajang MTQ juga tandasnya, sekaligus memperkenalkan Maluku pada umumnya dan Kota Ambon pada khususnya sebagai daerah yang aman untuk dikunjungi, melalui melalui kehadiran para kafilah dari 33 provinsi untuk mengikuti lomba tersebut.

Wali kota berharap seluruh komponen masyarakat di daerah ini bahu-membahu menyukseskan kegiatan keagamaan nasional tersebut, sehingga berdampak memulihkan citra Kota Ambon dan Maluku di mata masyarakat Indonesia maupun internasional.

"Seluruh komponen masyarakat tanpa terkecuali harus ikut serta mendukung suksesnya penyelenggaraan event keagamaan tingkat nasional ini, karena berdampak sangat luas, terutama mengubah pandangan masyarakat di tanah air maupun di dunia internasional tentang kondisi Ambon dan Maluku yang sebenarnya," katanya.

Tentang Situasi dan kondisi keamanan yang semakin kondusif, Wali Kota Louhenapessy berharap, dapat dipertahankan dan ditingkatkan oleh seluruh komponen masyarakat.

"Pelihara dan tingkatkan situasi semakin kondusif ini, dengan mengembangkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan sebagai bagian dari pola hidup orang basudara (berdausara) yang merupakan falsafah hidup orang Maluku dan tercermin dalam budaya Pela-Gandong yang merupakan warisan para leluhur,` katanya.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak saling mencurigai, serta melaporkan kepada aparat keamanan di pos-pos terdekat jika menemukan orang-orang dengan tingkah mencurigakan di lingkungan masing-masing.

Masyarakat juga diimbau untuk menjaga dan meningkatkan kebersihan lingkungan jelang pelaksanaan event tersebut, sehingga berdampak mengembalikan citra "manise" (maju, aman, nyaman, indah, sejahtera dan elok) yang disandang kota Ambon selama ini.

"Ambon akan menjadi kota idaman semua orang, jika seluruh warga bahu membahu mewujudkan situasi yang aman dan kondusif, serta menjaga dan meningkatkan kebersihan lingkungan masing-masing," katanya.

Sebelumnya Ketua LPTQ Maluku, Rahman Soumena menyatakan, berbagai kesiapan sedang dirampungkan untuk menyukseskan event tersebut.

"Kami programkan pada akhir Januari sarana maupun prasarana pendukung penyelenggaraan MTQ telah rampung, selanjutnya dilaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Menteri Agama, Suryadharma Ali," katanya.

Kegiatan MTQ XXIV tingkat nasional diperkirakan dihadiri lebih dari 4.000 orang terdiri dari 1.980 kafilah dari 33 provinsi dan 3.000 orang undangan dan simpatisan.

Pelaksanaan MTQ XXIV kegiatannya terpusat di tiga lokasi yakni Gedung Islamic Centre, Tribun Lapangan Merdeka dan lapangan Galunggung Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau.

"Perlombaan akan dilakukan di Tribun Lapangan Merdeka dan Islamic Centre sedangkan kegiatan pameran di lapangan Galunggung," kata Soumena.

Jenis lomba terdiri atas enam cabang yakni Tilawatil Quran, Hifzil Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khattil Quran dan menulis kandungan Al Quran.

Untuk cabang Tilawatil Quran dibagi enam golongan mata lomba, yakni Tartil Quran anak-anak, remaja, dewasa, cacat netra dan golongan sabba.

Cabang Hifzil Quran terdiri atas lima jenis lomba, masing-masing satu juz dan Tilawah, lima juz dan Tilawah, 10 juz, 20 juz dan 30 juz.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.