MTQ Provinsi Maluku XXV Ditual Mei

Ambon (ANTARA) - Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Maluku XXV di Kota Tual dijadwalkan Mei 2013, kata Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran setempat, Rahman Soumena.

"Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu telah memutuskan MTQ digelar pada Mei 2013," katanya, ketika dikonfirmasi, Senin.

Karena itu, Pemkot Tual dengan dukungan DPRD setempat mempersiapan berbagai fasilitas untuk mendukung perhelatan pesta iman bernuangsa Islamiah tersebut.

Pastinya dengan semangat warisan leluhur "Ain Ni Ain (satu untuk semua) yang dijunjung tinggi itu, warga Kota Tual beragama Kristen Protestan maupun Katholik siap menyukseskan.

"Budaya orang basudara akan membingkai perhelatan MTQ di Tual yang Pemkot, DPRD maupun warga setempat bertekad sukses menyelenggarakannya," ujar Rahman.

Sebelumnya Wali Kota MM Tamher mengatakan, usulan perhelatan MTQ pada April 2013 telah disampaikan kepada Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu.

Pertimbangan kapan digelarnya MTQ XXV karena Kota Tual menyelengarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) setempat periode 2013 - 2018 dijadwalkan pada Juni 2013.

"Surat pengusulan waktu penyelenggaraan itu didukung DPRD Kota Tual yang secara politik juga bertekad menyukseskan MTQ tersebut," ujarnya.

Karena itu, Pemkot Tual sedang menunggu SK Gubernur Maluku tentang panitia penyelenggaraan maupun waktunya.

"Kami harapkan Gubernur Maluku segera mungkin menerbitkan SK tersebut agar pembangunan sarana, prasarana dan kesiapannya lainnya segera terprogram pelaksanaannya," kata Thamher.

Dia optimistis MTQ tingkat Provinsi Maluku di Tual bakal sukses karena peran serta umat Kristen, baik Protestan maupun Katholik yang sejak dini telah bertekad mendukung perhelatan tersebut.

"Pimpinan umat Kristen maupun jemaatnya menyadari bahwa MTQ merupakan tanggung jawab seluruh warga Kota Tual, sehingga harus saling membantu, termasuk memelihara stabilitas keamanan demi suksesnya kegiatan itu," tandas Thamher.

Terpenting, lanjutnya, kesadaran masyarakat Kota Tual dibingkai budaya Ain Ni Ain (kita semua orang basudara) sebagai warisan leluhur.

"Jadi jalinan keharmonisan hidup orang basudara (saudara) dan kerukunan antarumat beragama merupakan modal utama Pemkot Tual maupun DPRD setempat mempersiapkan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ yang sukses," kata Thamher.

Kota Tual yang dimekarkan dari Kabupaten Maluku Tenggara sesuai UU No 31 Tahun 2007 tertanggal 10 Juli 2007 ditetepakn sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Maluku 2013 sesuai hasil rapat kerja daerah (Rakerda) MTQ ke-24 di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru pada 26 Mei 2011.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.