MU Bantai AS Roma di Semifinal Liga Europa, Solskjaer Janjikan Ini kepada Cavani

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Edinson Cavani tampil memukau saat Manchester United atau MU memetik kemenangan fantastis melawan AS Roma, Jumat dini hari (30/4/2019). Manajer Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer, berharap, hal ini bakal mempertebal keyakinan pemain asal Uruguay itu bertahan di Old Trafford.

Bertanding di markas sendiri pada leg pertama babak semifinal Liga Europa 2020/21, MU berhasil menang dengan skor telak 6-2. Cavani yang tampil sejak menit pertama mencetak dua gol pada menit ke-46 dan 64. Empat gol lainnya lahir dari Bruno Fernandes (9' dan 71'), Paul Pogba (75'), dan Mason Greenwood (86'). Sementara gol balasan AS Roma dicetak Lorenzo Pellegrini dan Edin Dzeko.

Kemenangan ini semakin membuka jalan MU untuk melaju ke final Liga Europa musim ini. Leg kedua babak semifinal selanjutnya bakal berlangsung di markas AS Roma, Stadio Olimpico pekan depan.

"Sebelum datang kepada kami, dia tersingkir selama 7 bulan tanpa bermain dalam waktu yang cukup lama. Dia mengalami serangkaian cedera dan telah bekerja keras untuk kembali fit," kata Solskjaer.

"Dia paham perasaanku, dan saya ingin dia bertahan di sini beberapa musim lagi," bebernya.

Rumor Cavani

Pemain Manchester United Edinson Cavani merayakan bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang AS Roma pada leg pertama semifinal Liga Europa di Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (29/4/2021). Manchester United menang 6-2. (AP Photo/Jon Super)
Pemain Manchester United Edinson Cavani merayakan bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang AS Roma pada leg pertama semifinal Liga Europa di Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (29/4/2021). Manchester United menang 6-2. (AP Photo/Jon Super)

Cavani didatangkan dari Paris Saint Germain (PSG) pada awal musim dengan status bebas transfer. Mantan pemain Napoli itu dikontrak selama semusim. Namun musim perdananya bersama Setan Merah tidak berjalan mulus. Selain jarang mendapat kesempatan bermain, Cavani merasa diperlakukan tidak adil oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris terkait aktivitasnya di media sosial.

Dia diganjar larangan bertanding dan denda akibat menanggapi unggahan salah seorang rekannya di Instagram. Saat itu, Cavani menuliskan kata negrito yang dianggap bernada rasial.

Belakangan, jurnalis Uruguay Martin Charquero mengklaim striker berusia 34 tahun itu tidak akan lagi bermain untuk Setan Merah setelah musim ini. Media Argentina Doble Amarilla dalam laporannya menyebutkan Cavani telah memberi tahu dewan direksi MU bahwa dia akan kembali ke Amerika Selatan pada akhir musim. Dalam laporannya, Amarilla juga mengatakan Edinson Cavani memahami upaya Setan Merah untuk mempertahankannya, tapi dia ingin lebih dekat dengan keluarganya.

Tempat yang Berbeda

"Tahun ini sangat sulit tapi saya janjikan kepadanya, kalau Old Trafford dan Manchester adalah tempat berbeda tanpa kehadiran fans di stadion, dia harus mencoba mendapatkan perasaan sesungguhnya. Manchester adalah tempat yang fantastis untuk tinggal, saya berusaha sebisa mungkin,' kata Solskjaer.

"Kita lihat saja. Malam seperti ini, semoga kami bisa ke final dan berharap dia bisa bertahan di sini untuk beberapa tahun ke depan," ujar Solskjaer seperti dilansir dari Metro.co.uk.

Solskjaer menambahkan, ini bukan hanya perkara tawaran yang diberikan oleh klub kepada Cavani. Menurutnya, ini hanya menyangkut kenyamanan Cavani dengan lingkungan Manchester United.

"Tapi seperti yang saya katakan, dia harus merasakan mencetak gol di Stretford End saat ada fans, itu rasa yang berbeda. Kami memiliki fans terbaik di dunia, dan sebagai pencetak gol, tidak ada cara yang lebih baik dalam merayakan hal itu daripada mencetak gol di depan para suporter," beber Solskjaer.

Saksikan juga video menarik di bawah ini