MU Bantai AS Roma, Solskjaer : Kami Tidak Bermain Bagus, tapi...

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Manchester United atau MU menang telak 6-2 atas AS Roma dalam leg pertama Semifinal Liga Europa di Stadion Old Trafford, Jumat (30/4/2021) dini WIB. Sempat tertinggal 1-2 di babak pertama, selepes jeda, Setan Merah berhasil bangkit dengan memporak-porandakan barisan lini belakang Roma.

Hasilnya, Bruno Fernandes dkk mampu menyegel kemenangan di laga ini dengan skor besar 6-2. Hasil ini membuat MU berada diatas angin kala bertandang ke markas Tim Serigala Ibukota itu pekan depan.

Kendati menang besar, Manajer Ole Gunnar Solskjaer mengakui tim asuhannya sempat kesulitan dan bermain kurang baik di babak pertama melawan Roma. Namun, di awal babak kedua MU, langsung tancap gas dengan meningkatkan agresivitas guna membongkar lini pertahanan Giallorossi.

“Tidak, saya tidak merasa pekerjaan itu selesai tetapi itu adalah pekerjaan yang bagus. Kami melakukannya dengan baik tetapi kami tahu mereka punya kualitas," kata Solskjaer kepada BT Sport.

Solksjaer menilai dua gol yang bersarang di gawangnya merupakan buntut dari kesalahan konyol dari para pemainnya yang seharusnya tidak terjadi di level ini. “Mereka mencetak dua gol dari dua peluang yang kami berikan kepada mereka. Mereka tidak memiliki banyak peluang melawan Ajax. Babak kedua sangat bagus," ungkap Solskjaer.

“Karakter tersebut menunjukkan bahwa mereka kembali dan tidak kehilangan akal. Mungkin lima atau 10 menit di akhir babak pertama, kami tidak tampil bagus tapi kami berhasil. Kedua gol tersebut adalah kesalahan anak sekolah junior yang seharusnya tidak terjadi pada level ini."

Jawab Kritik Pengamat

Pemain Manchester United Edinson Cavani (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AS Roma pada leg pertama semifinal Liga Europa di Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (29/4/2021). Manchester United menang 6-2. (AP Photo/Jon Super)
Pemain Manchester United Edinson Cavani (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AS Roma pada leg pertama semifinal Liga Europa di Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (29/4/2021). Manchester United menang 6-2. (AP Photo/Jon Super)

Solksjaer juga memberi pembelaan terhadap keputusannya untuk menyimpan Mason Greenwood di bangku cadangan dan memasukkannya di babak kedua. Karena sebelumnya, para pakar BT Sport mengkritik langkah Solskjaer tidak memainkan pemain 19 tahun itu sejak awal. Pelatih asal Norwegia itu menegaskan keputusan ini murni dilakukan untuk keseimbangan timnya.

“Sangat mudah memikirkan siapa yang harus bermain ... tapi siapa yang tidak bermain? Itu tim yang sangat bagus, itu bekerja sangat baik melawan Tottenham," ujar Solskjaer.

“Greenwood seharusnya kecewa karena tidak bermain, tapi ini tentang keseimbangan. Mungkin keduanya (Pandit) harus mencoba untuk meninggalkan pemain dan memilih tim yang seimbang," ujarnya lagi menambahkan.

Terkesan Paul Pogba

Juru taktik 47 tahun ini juga mengaku terkesan dengan peran vital Paul Pogba di pertandingan ini. Kreativitasnya di lapangan dengan mampu mengalirkan bola dengan baik serta mobilitasnya yang mampu membuat Setan Merah beruntung memiliki pemain yang menjuarai Piala Dunia 2018 tersebut.

“Kami tahu kami punya pemain kreatif yang bisa menciptakan momen-momen besar. Posisi Paul Pogba hari ini sangat bagus dalam posisi itu, dia memberikan kebebasan. Dia punya fondasi di belakangnya," ucap eks pelatih Molde itu.

"Perbedaannya hari ini adalah kami memanfaatkan sebagian besar peluang kami," ia mengakhiri.

Penulis: Akbar Bintang Fahrizal

Saksikan juga video menarik di bawah ini