MU dan Lelucon Varchester United

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAManchester United berhasil menang 1-0 saat menjamu West Bromwich Albion dalam lanjutan Premier League di Old Trafford Stadium, Minggu dini hari WIB 22 November 2020. Tapi, setelah pertandingan mereka menjadi sasaran olok-olok dengan sebutan Varchester United.

Alasan MU mendapatkan julukan itu tak lepas dari dianulirnya hadiah penalti untuk West Brom ketika babak kedua baru berjalan dua menit. Awalnya wasit dengan sigap meniup peluit setelah melihat pelanggaran dari Bruno Fernandes terhadap Conor Gallagher.

Tapi kemudian ada bisikan dari pengawas video assistant referee (VAR) yang membuat wasit memutuskan untuk melakukan peninjauan. Setelah mengamati berulang kali, diputuskan hadiah penalti untuk West Brom itu dianulir.

Warganet di media sosial banyak mengunggah kembali video di mana Fernandes melakukan pelanggaran terhadap Gallagher. Mereka tidak percaya mengapa wasit malah memutuskan untuk menganulir keputusan sebelumnya.

VAR kembali jadi penyelamat MU pada menit 55. Eksekusi penalti yang dilakukan oleh Fernandes sempat ditepis oleh kiper tim tamu, Sam Johnstone. Tapi kemudian wasit memutuskan melihat VAR.

Setelah pantuan itu, dia menyatakan Johnstone lebih dulu meninggalkan garis gawang sebelum Fernandes melakukan eksekusi. Hasilnya penalti diulang, dan kedua kalinya pemain asal Portugal itu bisa melakukan dengan baik.

Fernandes rupanya juga kesal dengan kegagalan pertamanya itu. Bagaimana mungkin, bola hasil tendangannya bisa ditebak dengan baik oleh Johnstone. Sebagai eksekutor andalan Setan Merah, dia tak boleh mengulanginya.

"Itu tidak bagus. Anda seharusnya bisa melakukan dengan sempurna di percobaan pertama. Tak peduli jika ternyata kiper keluar dari garis. Saya tidak senang," tutur Fernandes, dikutip dari Manchester Evening News.

Meme yang muncul dan banyak bersliweran di media sosial, kini menyudutkan MU sebagai tim Premier League yang sering diuntungkan oleh VAR. Itulah mengapa skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer diplesetkan menjadi Varchester United dan menjadi trending di Twitter.