MU Dipermalukan Wolves, Kemampuan Ralf Rangnick Dipertanyakan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Manchester - Ralf Rangnick mengalami kekalahan pertamanya sebagai manajer sementara Manchester United. Ini setelah Setan Merah kalah 0-1 dari Wolves pada matchday ke-21 Liga Inggris di Old Trafford, Selasa (4/1/2021) dini hari WIB.

Pada lima laga sebelumnya, Rangnick membawa MU memenangkan tiga laga di semua kompetisi. Sementara dua lainnya berakhir imbang.

Kekalahan Man Utd dari Wolves membuat kemampuan Rangnick sebagai juru taktik di pertanyakan. Pria asal dipekerjakan sebagai manajer sementara hingga akhir musim ini dan kemudian masuk ke peran konsultan.

Mantan pemain sayap Inggris Perry Groves mengatakan Ralf Rangnick bukan manajer elit. Alasannya, dia tak memenangkan trofi utama selama periode sebelumnya dengan klub lain.

Komentar Perry Groves

Manajer sementara Manchester United Ralf Rangnick dalam laga Liga Inggris melawan Norwich City di Stadion Carrow Road, Minggu (12/12/2021) dini hari WIB. (Daniel LEAL / AFP)
Manajer sementara Manchester United Ralf Rangnick dalam laga Liga Inggris melawan Norwich City di Stadion Carrow Road, Minggu (12/12/2021) dini hari WIB. (Daniel LEAL / AFP)

"Saya melihatnya berpikir dia bukan manajer elit. Ralf Rangnick bukan manajer elit, CV-nya dari Hannover, Schalke, Hoffenheim, dan Leipzig, mereka entitas yang sama sekali berbeda dengan Manchester United," kata Groves seperti dikutip Sportskeeda.

"Apa yang dia menangkan, piala di Schalke dan Liga Pokal bersama Stuttgart. Dia akan lebih banyak diadili dengan para pemain. Kita tahu ketika Antonio Conte pergi ke Spurs, semua pemain Spurs diadili dan mereka berjuang untuk masa depan mereka karena dia elit dan terbukti sebagai pemenang."

"Ini sebaliknya di Manchester United, kami tahu siapa Anda, kami pernah mendengar nama Anda, tetapi Anda belum memenangkan apa pun, Anda bukan manajer elit," ucap Groves menambahkan.

"Setiap interim yang datang, Jika Anda berpikir bahwa bos tidak mendapatkannya, Anda tidak akan bekerja keras untuk bos itu. Tidak bekerja seperti itu."

Trofi bukan fokus utama

Manajer sementara MU Ralf Rangnick memainkan Mason Greenwood sebagai pemain pengganti dalam laga Liga Inggris melawan Crystal Palace di Old Trafford, 5 Desember 2021.(Paul ELLIS / AFP)
Manajer sementara MU Ralf Rangnick memainkan Mason Greenwood sebagai pemain pengganti dalam laga Liga Inggris melawan Crystal Palace di Old Trafford, 5 Desember 2021.(Paul ELLIS / AFP)

Meski kurang dalam memenangkan trofi, Groves mungkin terlalu berlebihan dalam menilai Rangnick. Sebab, juru taktik asal jerman itu dipekerjakan MU bukan untuk memenangkan trofi setelah paruh pertama musim yang buruk.

MU tengah timpang untuk saat ini. Setan Merah diharapkan menjadi tim proaktif di lapangan dan belakang layar dan tidak hanya pada bursa transfer.

Filosofi Rangnick, di sisi lain, membutuhkan waktu untuk diterapkan di lapangan. Sistemnya akan bekerja lebih baik seiring waktu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel