MU Kalah di Final Liga Europa, Cavani Sempat Marahi Solskjaer

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Manchester United atau MU harus mengakui keungguan Villarreal di final Liga Europa di Stadion Energa Gdansk, Kamis dini hari WIB (27/5/2021). Klub Liga Inggris ini gagal jadi juara setelah dikalahkan Villareal lewat adu penalti.

Pada pertandingan tersebut, tim wakil La Liga Spanyol memimpin terlebih dahulu sebelum MU menyamakan kedudukan lewat gol Edinson Cavani.

Setelah bermain imbang 1-1 hingga tambahan waktu, laga diselesaikan adu penalti yang berlangsung dramatis. Penentuan juara harus ditentukan lewat penendang terakhir setelah semua pemain kedua tim berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Kiper Villareal Geronimo Rulli sukses menjaringkan bola. Sayang, saat David de Gea mendapat giliran bola sepaknnya berhasil diantisipasi Rulli. Villarreal menang 11-10 Namun, pada laga itu para penggemar juga melihat suasana panas yang melibat sang manajer Ole Gunnar Solskjaer dengan Cavani di pinggir lapangan.

Jadi Perhatian

Manajer Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer memberikan instruksi dalam laga kontra Leeds United pada pekan ke-14 Liga Inggris di Old Trafford, Senin (21/11/2020) dini hari WIB. (Nick Potts/Pool via AP)
Manajer Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer memberikan instruksi dalam laga kontra Leeds United pada pekan ke-14 Liga Inggris di Old Trafford, Senin (21/11/2020) dini hari WIB. (Nick Potts/Pool via AP)

Perselisihan di pinggir lapangan yang melibatkan Solskjaer dan pemain Uruguay itu, menarik perhatian beberapa penggemar.

Di Twitter, seorang penggemar membagikan cuplikan dari bos Setan Merah yang mengomel pada striker bintangnya dari pinggir lapangan.

Jengkel

Alfonso Pedraza dari Villareal, kiri, menantang Bruno Fernandes dari Manchester United selama pertandingan final Liga Europa antara Manchester United dan Villarreal di Gdansk, Polandia, Rabu 26 Mei 2021. (Maja Hitij, Pool via AP)
Alfonso Pedraza dari Villareal, kiri, menantang Bruno Fernandes dari Manchester United selama pertandingan final Liga Europa antara Manchester United dan Villarreal di Gdansk, Polandia, Rabu 26 Mei 2021. (Maja Hitij, Pool via AP)

Cavani kemudian mengangkat tangannya ke udara karena frustrasi, dan tampak jengkel dengan nasihat pelatih asal Norwegia itu.

Orang yang mengunggah rekaman itu memberi judul "Cavani menyuruh Ole tutup mulut" bersama dengan emoji tawa.

Pergantian Pemain

Pemain Manchester United saling berpelukan usai ditaklukkan Villarreal pada laga final Liga Europa di Stadion Gdansk, Kamis (27/5/2021). MU gagal menjadi juara usai takluk adu penalti dengan skor 10-11. (AFP/Kackper Pempel)
Pemain Manchester United saling berpelukan usai ditaklukkan Villarreal pada laga final Liga Europa di Stadion Gdansk, Kamis (27/5/2021). MU gagal menjadi juara usai takluk adu penalti dengan skor 10-11. (AFP/Kackper Pempel)

Sebelumnya, banyak yang menilai kekalahan MU ini bukan hanya pada soal kegagakan De Gea mengeksekusi penalti, tapi juga tentang sikap sang manajer Ole Gunnar Solskjaer dan pengambilan keputusannya.

Solskjaer membutuhkan 100 menit untuk melakukan pergantian pemain. Pelatih asal Norwegia ini diklaim terlalu bertumpu pada pemain andalannya.

Perdebatan

Banyak yang mempertanyakan mengapa Solskjaer tidak segera mengubah alur permainan, terutama karena para pemainnya terlihat sangat lelah di babak tambahan waktu.

Solskjaer tidak pernah terlintas dalam pikirannya untuk mempertimbangkan menggantikan De Gea, yang tanpa penyelamatan dari 21 penalti terakhir yang dihadapinya, tidak termasuk adu penalti.

Simak Video Menarik Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel