MU Masuk Liga Super Eropa, Sir Alex Ferguson Buka Suara

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 1 menit

VIVA – Legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson menentang pembentukan kompetisi baru, Liga Super Eropa. Dia menilai, kompetisi ini menjadi langkah menjauh dari sepakbola Eropa yang sudah terbangun selama puluhan tahun.

MU termasuk di antara 12 klub yang telah mengonfirmasi niat mereka untuk membangun kompetisi mereka sendiri, yang ingin mereka mainkan di pertengahan pekan di sela-sela kompetisi domestik yang harus mereka lakoni.

Ada total 12 tim elite Eropa yang terlibat dalam rencana kompetisi ini: Liverpool, Arsenal, Chelsea, Manchester City, Tottenham, Real Madrid, Barcelona, ??Atletico Madrid, AC Milan, Inter Milan dan Juventus.

"Pembahasan tentang Liga Super adalah langkah menjauh dari 70 tahun sepakbola klub Eropa," kata Ferguson seperti dilansir Tribal Football, Senin 19 April 2021.

"Baik sebagai pemain untuk tim provinsi Dunfermline di tahun 1960-an dan sebagai manajer di Aberdeen yang memenangkan Piala Winners Eropa. Buat klub provinsi kecil di Skotlandia, itu seperti mendaki Gunung Everest."

Menurut Ferguson, ada banyak klub yang memiliki mimpi besar bermain di Liga Champions, kompetisi lintas negara Eropa yang dikelola UEFA. Alhasil, kehadiran Piala Super Eropa diprediksi bakal merusak stabilitas yang ada.

"Everton menghabiskan £500 juta untuk membangun stadion baru dengan ambisi bermain di Liga Champions. Semua fans menyukai kompetisi apa adanya. Saat saya di MU, kami bermain di empat final Liga Champions dan itu selalu menjadi malam yang paling spesial."

"Saya tidak yakin apakah MU terlibat dalam hal ini (tim yang merancang kompetisi baru pesaing Liga Champions), karena saya bukan bagian dari proses pengambilan keputusan," tegas Ferguson.